Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
22 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  Olahraga
Jelang Olimpiade Tokyo 2021

Aldom Sugoro Inginkan TC ke Luar Negeri 

Aldom Sugoro Inginkan TC ke Luar Negeri 
Aldom Sugoro.
Sabtu, 29 Agustus 2020 23:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Petinju andalan Indonesia, Aldom Sugoro yang sedang menjalani latihan program pelatnas tinju ingin menjalani Trainning Camp (TC) di luar negeri dalam rangka meraih tiket ke Olimpiade Tokyo 2021.

"Saya ingin sekali menjalani TC di luar negeri untuk meningkatkan prestasi sehingga bisa meraih tiket ke Olimpiade Tokyo 2021," kata Aldom Sugoro yang ditemui saat peresmian HS Boxing Camp Ciseeng di Kampung Perigi Mekar Ciseeng, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2020). 

Menurut Aldo, TC di luar negeri itu sangat penting dalam upaya menambah pengalaman bertanding apalagi lawan-lawan yang bakal dihadapinya cukup berat. "Ya, saya butuh jam terbang lebih banyak untuk bisa tampil lebih baik sekaligus mengenal lebih banyak karekter lawan," jelasnya. 

Ketika ditanyakan negara mana yang  diinginkan sebagai tempat TC, Aldom menjawab, "Peta kekuatan tinju dunia itu ada di Kuba dan Uzbekistan. Kalau tidak di Kuba,  ya di Uzbekistan."  

Berbicara masalah peluang meraih tiket pada Kejuaraan Tinju Dunia di Paris, Aldom optimis. Alasannya, petinju terbaik dari kawasan Eropa sudah banyak yang lolos. 

Keinginan Aldom cukup beralasan. Pasalnya, dia tidak mau kehilangan peluang pada Kejuaraan Tinju Dunia  di Paris, Perancis, Mei 2021 yang merupakan babak kualifikasi terakhir menuju Olimpiade Tokyo 2021. 

Sebelumnya, Aldo yang turun di kelas terbang gagal meraih tiket pada pertandingan Kualifikasi Olimpiade zona Asia/Oseania di Amman, Yordania, 3-11 Maret 2020. "Di Paris nanti merupakan kesempatan terakhir. Jadi, saya akan fight habis-habisan untuk bisa meraih tiket ke Tokyo," katanya. 

Prestasi olahraga tinju amatir Indonesia memang pernah bersinar dengan menempatkan tiga petinju ke perempat fmalis Olimpiade. Yakni, Ferry Moniaga (Kelas Layang) pada Olimpiade Munchen 1972, Albert Papilaya (Kelas Menengah) pada Olimpiade Barcelona 1992 dan La Paena Masara (Kelas Layang) pada Olimpiade Atlanta 2000. ***


wwwwww