Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
17 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
21 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
21 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
22 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  MPR RI

Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah harus Patuh Protokol Kesehatan

Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Gus Jazil: Calon Kepala Daerah harus Patuh Protokol Kesehatan
Sabtu, 29 Agustus 2020 22:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 hingga saat ini belum bisa diatasi dan dikendalikan penularannya. Pandemi yang terjadi telah menggangu seluruh proses kehidupan masyarakat termasuk pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, di tengah-tengah acara HUT MPR ke-75, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, 29 Agustus 2020, kepada wartawan mengatakan pekan depan tahapan Pilkada sudah mulai masuk pada tahap pendaftaran calon kepala daerah. 

"Jadi proses Pilkada sudah berjalan," ujarnya.

Dirinya gembira proses demokratisasi berjalan di daerah mulai dari kabupaten, kota, hingga provinsi.

Namun, Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu ketar-ketir alias khawatir dengan semakin tingginya angka penularan Covid-19.

"Angka penularan merangkak naik atau semakin tinggi. Klaster baru bermunculan," tambahnya. 

Di Bekasi, Jawa Barat, pada 27 Agustus 2020, muncul klaster baru Covid-19 di Kawasan Industri Cikarang. Tujuh puluh satu karyawan salah satu industri otomotif positif Covid-19.

Akibat yang demikian di berapa kota dan daerah melakukan kembali pengetatan aktivitas masyarakat.

Di Jakarta, PSBB transisi diperpanjang. Sementara di Kota Bogor, Jawa Barat, diberlakukan jam malam. Apa yang terjadi itu menurut Jazilul Fawaid sebagai sesuatu yang mengancam kesehatan masyarakat.

Bila penularan Covid-19 masih tinggi, pria yang akrab dipanggil Gus Jazil itu khawatir pada perkembangan hari-hari berikutnya.

"Saya khawatir pada Pelaksanaan Pilkada pada bulan Desember bila penularan belum turun," tuturnya.

Dirinya menyebut Pilkada yang digelar di tengah pandemi perlu kajian lebih komprehensif memastikan Pilkada dapat terlaksana pada 9 Desember.

Menurut pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu dalam suasana yang normal, sejak proses pendaftaran calon kepala daerah, sudah terjadi keramaian dan kerumunan massa yang jumlahnya hingga ratusan orang.

"Saat calon yang diusung dan didaftarkan ke KPUD, tim sukses sudah menggelar keramaian seperti karnaval dan iring-iringan budaya daerah dan musik," ungkapnya.

Jika Pilkada dilakukan dalam suasana pandemi, Jazilul Fawaid khawatir klaster baru Covid-19 muncul.

Untuk itu dirinya menegaskan dalam setiap tahapan Pilkada, agar seluruh tahapan dibarengi dan dikawal dengan protokol kesehatan yang ketat. Harus disediakan fasilitas kesehatan sesuai dengan standar yang ada.

Tak hanya itu, calon kepala daerah dan tim sukses, tidak hanya berkampanye atas program-programnya namun juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan menjalankan kehidupan yang sehat.

"Calon kepala daerah juga harus mendorong kepada masyarakat untuk terus menjalankan protokol kesehatan sehingga semuanya tetap sehat hingga selepas Pilkada dan seterusnya," tandas Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu.

Terpenting menurut Gus Jazil yaitu adanya penghitungan secara tepat agar partisipasi masyarakat tetap optimal. "Pilkada Pesta  Demokrasi, Partisipasi Rakyat Harus Diutamakan," pungkasnya.***


wwwwww