Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
20 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
2
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
20 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
3
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
8 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
4
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
24 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
5
DPD RI Tanggung Jawab Penguatan Otonomi Daerah
Politik
19 jam yang lalu
DPD RI Tanggung Jawab Penguatan Otonomi Daerah
Home  /  Berita  /  Umum

Mualaf yang Jadi Pendakwah Ustaz Insan Mokoginta Wafat Ketika Shalat Saat Baca Tasyahud Akhir

Mualaf yang Jadi Pendakwah Ustaz Insan Mokoginta Wafat Ketika Shalat Saat Baca Tasyahud Akhir
Ustaz Insan Mokoginta saat membimbing pesinetron Roger Danuarta bersyahadat. (dok)
Minggu, 30 Agustus 2020 16:02 WIB

JAKARTA - Ustaz Haji Insan Mokoginta wafat pada Kamis, 20 Agustus 2020 lalu atau bertepatan 1 Muharram 1442 H.

Mualaf yang aktif berdakwah itu menghembuskan napas terakhirnya pada usia 71 tahun, ketika shalat sunnah bakdiyah Magrib, saat membaca tasyahud akhir.

Bahwa Insan Mokoginta wafat saat shalat dibenarkan Pimpinan Pondok Pesantren An-Naba Center Ustaz Syamsul Arifin Nababan melalui video yang diunggahnya ke Youtube pada Sabtu, 28 Agustus 2020.

Ustaz Nababan menceritakan, pada Kamis, sekitar pukul 14.30 WIB, Ustaz Mokoginta menghubungi dirinya mengajak berjumpa di BSD, di pesantren milik H Roni.

''Kami memang diundang silaturahmi oleh Haji Roni dan Pengasuh Yayasan Taubah 60 Ustaz Idham Cholid. Kami berjanji bertemu jam 5 sore, namun beliau baru datang pukul setengah enam,'' ujar Ustaz Nababan melalui akun AnnabaTV di Youtube.

Saat itu, sambung Nababan, wajah Ustaz Mokoginta, terlihat sangat cerah. Bahkan Mokoginta diminta tuan rumah memberikan kuliah tujuh menit.

''Wajah beliau terlihat cerah. Bahkan memberikan kultum hingga azan Magrib. Usai azan, kami naik ke musala untuk menunaikan shalat Magrib berjamaah,'' kata Nababan.

Lanjut Nababan, usai shalat Magrib, zikir dan berdoa, mereka melaksanakan sunnah bakdiyah Magrib.

''Saat saya sujud terakhir, beliau sudah membaca tasyahud akhir. Tiba-tiba beliau pingsan dan jatuh,'' ucapnya.

''Beliau meninggal di hadapan saya. Luar biasa, meninggal dalam shalat dan membaca tasyahut akhir, ashaduanlah illah hail Allah waashaduanna Muhammad darusulul Allah,'' tambahnya.

''Saat mengucapkan syahadat, beliau berpulang ke rahmatullah, saya memeluk beliau,'' tuturnya.

Menurut Nababan, Insan Mokoginta merupakan mujahid dakwah yang luar biasa. ''Beliau memperjuangkan kalimat tauhid dari ujung Sumatera hingga ke Papua. Beliau telah meng-Islamkan banyak orang,'' sebutnya.

''Semoga Allah Subhanahu Wata'ala menerima amal bakti beliau. Mudahan dimasukkan Allah ke dalam Jannah Firaus,'' doanya.

Ustaz Insan Mokoginta telah meng-Islam banyak orang, salah seorang di antaranya adalah artis sinetron Roger Danuarta.***

Editor:hasan b
Sumber:annabatv
Kategori:Umum
wwwwww