Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
22 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan 'Saya Kafir' dan Anti Islam
Peristiwa
11 jam yang lalu
Misterius, Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam
4
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
DPR RI
16 jam yang lalu
DPR Sampaikan Duka Cita Longsor Tarakan
5
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
Kesehatan
12 jam yang lalu
10 Santri Ponpes Selamat dan 15 Petugas UPPKB Subah Positif Covid-19
6
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
DPR RI
15 jam yang lalu
Parlemen minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lebih dari 10 Kasus Positif dalam Dua Pekan, Bogor Berlakukan Jam Malam

Lebih dari 10 Kasus Positif dalam Dua Pekan, Bogor Berlakukan Jam Malam
Foto Ist./detik.com
Minggu, 30 Agustus 2020 15:24 WIB

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor memberlakukan jam malam bagi warganya, termasuk bagi aktifitas Niaga di Kota Hujan, sebagai bagian dari PSBB pra adaptasi kebiasaan baru (AKB) mikro, atau pembatasan sosial mulai dari tingkat RT/RW.

Dalam PSBB mikro yang akan berlangsung selama 14 hari, sejak Sabtu (29/8/2020) itu, operasional usaha dibatasi hingga pukul 18.00 WIB, dan aktivitas warga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB malam.

Pengawasan protokol kesehatan wilayah bersama unsur TNI-POLRI, warga dan komunitas, juga ditingkatkan.

Sebelumnya, mitigasi infeksi, tracing atau testing yang dilakukan masif di Kota Bogor telah meningkatkan jumlah kasus positif secara signifikan (lebih dari 10 orang positif Covid-19) dalam dua pekan. Bogor, masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.**f

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:CNBC Indonesia
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Lingkungan, Ekonomi, Umum

wwwwww