Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
20 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Kesehatan
13 jam yang lalu
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
3
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
Pemerintahan
11 jam yang lalu
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
4
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
Kesehatan
12 jam yang lalu
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
5
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
Nasional
11 jam yang lalu
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
6
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia
Umum
14 jam yang lalu
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia
Home  /  Berita  /  Hukum

TNI Pastikan Pecat Prajurit Terlibat Insiden Mapolsek Ciracas

TNI Pastikan Pecat Prajurit Terlibat Insiden Mapolsek Ciracas
Gambar: tayangan kompasTV.
Minggu, 30 Agustus 2020 14:25 WIB

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Andhika Prakasa memastikan, matranya akan memecat setiap prajurit yang terlibat dalam aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas. Pemecahan adalah hukuman tambahan dari hukuman pidana yang akan ditetatapkan.

Sejauh ini, Puspom TNI telah menahan dan memeriksa 12 orang, serta memanggil 19 orang prajurit lainnya yang diduga terlibat.

"Apapun perannya, akan kami pecat. Lebih baik kehilangan 31 prajurit atau berapa pun," kata Andhika dalam jumpa pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD), Minggu (30/8/2020).

Hal ini dilakukan, demi menjaga nama baik TNI Angkatan Darat dan mencegah insiden main hakim sendiri kembali terjadi di kemudian hari. "Karena negara kita ini negara hukum,".

TNI AD, kata Andhika, juga akan membuat mekanisme agar  semua orang yang menjadi tersangka dan terdakwa mengganti segala kerusakan dan biaya pengobatan.

"Pangdam mendapat tugas dari saya untuk menginput semua kerusakan dari insiden tersebut," kata Andhika dalam jumpa pers yang disiarkan langsung oleh kompas TV.

Sebelumnya Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, mengalami serangan dari orang-orang tak dikenal. Bangunan markas dan beberapa unit kendaraan dilalap api pada insiden tersebut. 2 anggota Polri juga dikabarkan menjalani perawatan di rumah sakit.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Lingkungan, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww