Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
14 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
15 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
20 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
19 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  Hukum

TNI Pastikan Pecat Prajurit Terlibat Insiden Mapolsek Ciracas

TNI Pastikan Pecat Prajurit Terlibat Insiden Mapolsek Ciracas
Gambar: tayangan kompasTV.
Minggu, 30 Agustus 2020 14:25 WIB

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Andhika Prakasa memastikan, matranya akan memecat setiap prajurit yang terlibat dalam aksi pengrusakan dan pembakaran Mapolsek Ciracas. Pemecahan adalah hukuman tambahan dari hukuman pidana yang akan ditetatapkan.

Sejauh ini, Puspom TNI telah menahan dan memeriksa 12 orang, serta memanggil 19 orang prajurit lainnya yang diduga terlibat.

"Apapun perannya, akan kami pecat. Lebih baik kehilangan 31 prajurit atau berapa pun," kata Andhika dalam jumpa pers di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes AD), Minggu (30/8/2020).

Hal ini dilakukan, demi menjaga nama baik TNI Angkatan Darat dan mencegah insiden main hakim sendiri kembali terjadi di kemudian hari. "Karena negara kita ini negara hukum,".

TNI AD, kata Andhika, juga akan membuat mekanisme agar  semua orang yang menjadi tersangka dan terdakwa mengganti segala kerusakan dan biaya pengobatan.

"Pangdam mendapat tugas dari saya untuk menginput semua kerusakan dari insiden tersebut," kata Andhika dalam jumpa pers yang disiarkan langsung oleh kompas TV.

Sebelumnya Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, mengalami serangan dari orang-orang tak dikenal. Bangunan markas dan beberapa unit kendaraan dilalap api pada insiden tersebut. 2 anggota Polri juga dikabarkan menjalani perawatan di rumah sakit.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Lingkungan, GoNews Group, DKI Jakarta

wwwwww