Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
16 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
21 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
19 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
19 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  Internasional

Wanita Pembenci Muslim Robek-robek Alquran Saat Demo Anti-Islam di Oslo, Ini Penampakannya

Wanita Pembenci Muslim Robek-robek Alquran Saat Demo Anti-Islam di Oslo, Ini Penampakannya
Seorang wanita pembenci umat Islam merobek Alquran lembar demi lembar saat demo kelompok anti-Islam di Oslo, Norwegia, Sabtu (29/8/2020). (kompas.com)
Minggu, 30 Agustus 2020 06:57 WIB

OSLO - Seorang wanita pembenci umat Islam merobek-robek kitab suci Alquran saat kelompok anti-Islam unjuk rasa di Oslo, Norwegia, Sabtu (29/8/2020).

Dikutip dari Kompas.com yang melansir Russian Today, aksi unjuk rasa itu dihentikan usai bentrok dengan pengunjuk rasa yang kontra, yang berhasil melewati batas polisi.

Unjuk rasa di luar gedung parlemen di Oslo itu diorganisir oleh sebuah kelompok bernama Stop Islamization of Norway, atau SIAN.

Beberapa aksi unjuk rasa mereka di masa lalu telah berakhir dengan bentrokan antara anggota kelompok dan lawan politik mereka.

Polisi terlihat banyak diterjunkan di tempat kejadian sebelum acara protes yang berlangsung pada hari Sabtu itu.

Protes itu memuncak dan berubah menjadi kekerasan ketika seorang aktivis perempuan mengangkat Alquran dan merobek beberapa halaman dari kitab suci tersebut.

Pengunjuk rasa kontra yang marah kemudian melancarkan serangan, dan polisi bergegas turun tangan. Satu orang dilaporkan terluka akibat insiden itu, dan beberapa orang lainnya ditangkap.

Sebelum perkelahian itu, unjuk rasa berlangsung damai selama sekitar dua jam, dengan seorang demonstran menyanyi, dan mendengarkan pemimpin SIAN Lars Thorsen saat dia menyampaikan orasi di mana dia mencela Nabi Muhammad sebagai nabi palsu.

Sebuah penghalang keamanan telah didirikan sebelumnya untuk memisahkan antara pihak pendemo dengan yang kontra serta untuk menjaga ketertiban.

Namun, ketika situasi menjadi lebih tegang dan tidak stabil, aparat penegak hukum menggunakan semprotan merica pada beberapa kesempatan dan mendorong mundur pengunjuk rasa yang mencoba melewati batas.

Tak lama setelah insiden perobekan halaman Alquran, protes pun berakhir. Aktivis SIAN dikawal oleh polisi, sementara para pengunjuk rasa kontra diizinkan untuk tetap berada di lokasi.

Awal pekan ini, aksi pembakaran Alquran oleh anggota kelompok anti-Islam lokal memicu kemarahan di antara komunitas Muslim di Malmo, meningkat menjadi kerusuhan yang parah.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Peristiwa, Internasional

wwwwww