Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
19 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
8 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Basket

Aksi Bakar Alquran Kelompok Anti-Islam Picu Kerusuhan di Swedia

Aksi Bakar Alquran Kelompok Anti-Islam Picu Kerusuhan di Swedia
Unjuk rasa kelompok anti-Islam yang diwarnai pembakaran Alquran di Malmo, Swedia, berujung kerusuhan. (deutsche welle/sindonews.com)
Minggu, 30 Agustus 2020 08:13 WIB

MALMO - Aksi unjuk rasa anti-Islam yang diwarnai pembakaran kitab suci Alquran di Kota Malmo, Swedia, Jumat (28/8/2020), berujung kerusuhan.

Kerusuhan pecah Jumat malam, setelah sekitar 300 pengunjuk rasa bentrok dengan polisi. Demonstran melemparkan batu ke arah polisi dan membakar ban selama bentrokan itu, yang dimulai setelah pemimpin Denmark anti-Muslim dilarang menghadiri demonstrasi pembakaran Al Quran. Rasmus Paludan, pemimpin Partai Garis Keras anti-imigrasi Denmark, telah dilarang masuk ke Swedia selama dua tahun.

Acara di Malmo yang rencananya akan dihadirinya ini digelar pada hari yang sama dengan shalat Jumat bagi umat Islam.

Surat kabar Swedia, Daily Aftonbladet melaporkan, beberapa kegiatan anti-Islam terjadi lebih awal pada hari Jumat. Tiga pria diketahui menendang salinan Alquran di antara mereka di lapangan umum. Protes anti Islam pun meletus setelah Paludan ditolak izinnya untuk mengadakan pertemuan di Malmo.

Demonstrasi meningkat di lokasi yang sama di mana Alquran dibakar.

''Kami tidak bisa mengendalikan ini, tapi kami bekerja secara aktif untuk mengambil kendali,'' kata juru bicara polisi seperti dilansir dari Deutsche Welle, Sabtu (29/8/2020).

Paludan sendiri kemudian mengunggah pesan berisi kemarahan di akun Facebooknya. ''Dikirim kembali dan dilarang dari Swedia selama dua tahun. Namun, pemerkosa dan pembunuh selalu diterima!'' katanya.

Tahun lalu, dia telah membakar Alquran setelah dibungkus dengan daging babi.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Olympic, Basket
wwwwww