Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
6
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
2 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Beladiri

Ngamuk Gegara Ditagih Duit BLT, Kades di Aceh Bacok Warga hingga Kritis

Ngamuk Gegara Ditagih Duit BLT, Kades di Aceh Bacok Warga hingga Kritis
Senin, 31 Agustus 2020 12:00 WIB
ACEH - Kitou, Kecamatan Meurah Mulia kini harus meringkuk di penjara akibat aksinya yang tega membacok Zulkarnain (33) yang tak lain adalah warganya sendiri.

Dilansir GoNews.co dari Suara.com, dugaan sementara, motif pembacokan lantaran sang kades geram karena sering ditagih korban soal dana Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Aksi pembacokan itu terjadi pada Sabtu (29/8/2020) malam. Insiden tersebut tepatnya terjadi di Jalan line pipa, Desa Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku membacok korban dengan sebilah parang. Kini, Zulkarnain yang mengalami kritis harus dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara. Sementara, si Kades ditahan di Mapolsek Meurah Mulia.

Kepala Hubungan Masyarakat Polres Lhokseumawe, Salman mengungkapkan, korban saat ini masih dalam perawatan medis.

Zulkarnain mengalami luka pada tangan dan sebagian tubuhnya akibat dibacok tiga kali oleh pelaku.

"Semalam juga pelaku sudah dijemput petugas ke rumahnya. Ini untuk penyidikan lebih lanjut dan menghindari peristiwa yang tak diinginkan jika masih di desa," kata dia.

Dia menyebutkan, polisi masih mendalami pembacokan tersebut. Diduga pelaku kesal karena kerap ditanyakan oleh korban soal BLT.

"Semua informasi penyebabnya terus didalami. Kami dalami semua informasi itu, ini kasusnya sedang penyelidikan," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Aceh
wwwwww