Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
2
Dirjen PRL Kementerian Kelautan Wafat Setelah Terinfeksi Corona
Nasional
17 jam yang lalu
3
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
PKS Nilai RUU APBN 2021 Belum Fokus Mengatasi Covid-19
4
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
Politik
14 jam yang lalu
Kerangka Kerjasama Belt And Road RI dan RRT Harus Saling Menghargai dan Kesetaraan
5
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan 'Para-Para Papua'
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Ke Mahasiswa Papua di Padang, Dirjen Otda Kemendagri dan Stafsus Presiden Perkenalkan Para-Para Papua
6
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Tiga Nama Sudah Diserahkan, Presiden Didesak Segera Tetapkan Sekjen KPU RI
Home  /  Berita  /  Hukum

Ngamuk Gegara Ditagih Duit BLT, Kades di Aceh Bacok Warga hingga Kritis

Ngamuk Gegara Ditagih Duit BLT, Kades di Aceh Bacok Warga hingga Kritis
Senin, 31 Agustus 2020 12:00 WIB
ACEH - Kitou, Kecamatan Meurah Mulia kini harus meringkuk di penjara akibat aksinya yang tega membacok Zulkarnain (33) yang tak lain adalah warganya sendiri.

Dilansir GoNews.co dari Suara.com, dugaan sementara, motif pembacokan lantaran sang kades geram karena sering ditagih korban soal dana Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Aksi pembacokan itu terjadi pada Sabtu (29/8/2020) malam. Insiden tersebut tepatnya terjadi di Jalan line pipa, Desa Ujong Reuba, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku membacok korban dengan sebilah parang. Kini, Zulkarnain yang mengalami kritis harus dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) Aceh Utara. Sementara, si Kades ditahan di Mapolsek Meurah Mulia.

Kepala Hubungan Masyarakat Polres Lhokseumawe, Salman mengungkapkan, korban saat ini masih dalam perawatan medis.

Zulkarnain mengalami luka pada tangan dan sebagian tubuhnya akibat dibacok tiga kali oleh pelaku.

"Semalam juga pelaku sudah dijemput petugas ke rumahnya. Ini untuk penyidikan lebih lanjut dan menghindari peristiwa yang tak diinginkan jika masih di desa," kata dia.

Dia menyebutkan, polisi masih mendalami pembacokan tersebut. Diduga pelaku kesal karena kerap ditanyakan oleh korban soal BLT.

"Semua informasi penyebabnya terus didalami. Kami dalami semua informasi itu, ini kasusnya sedang penyelidikan," kata dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Suara.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Aceh

wwwwww