Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
7 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
7 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
7 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Golkar Sumatera 1 Tetapkan Cakada 53 Daerah, Idris Laena: Semua Tanpa Mahar

Golkar Sumatera 1 Tetapkan Cakada 53 Daerah, Idris Laena: Semua Tanpa Mahar
Foto: Ist.
Kamis, 03 September 2020 21:49 WIB

JAKARTA - Ketua PP Sumatera 1-DPP Partai Golkar, Idris Laena mengumumkan, pihaknya telah menetapkan Calon Kepala Daerah (Cakada) dan Wakilnya di 53 daerah, yang tersebar di Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.

"Alhamdulilah, stelah hampir 1 tahun, hari ini tuntas," kata Idris dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Dari 53 daerah tersebut kata Laena, tidak satupun pasangan calon yang dipungut mahar. "Semua kita pastikan tanpa mahar," ujarnya.

Dengan tuntasnya penetapan Cakada di 53 Daerah di Sumatera 1, Idris menyatakan rasa terima kasihnya kepada Wakil Ketua Umum/Korbid Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, dan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Idris mengapresiasi arahan DPP Golkar yang mengharuskan politik tanpa mahar bagi Cakada dan wakilnya, serta dorongan untuk memperioritaskan kader sendiri dalam pencalonan di kontestasi Kada, Desember 2020.***

wwwwww