Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Non Olympic
PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020

Jonatan Beberkan Kunci Kemenangan Tim Rajawali

Jonatan Beberkan Kunci Kemenangan Tim Rajawali
Jonatan Christie
Kamis, 03 September 2020 22:08 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Jonatan Christie beberkan kunci kemenangan tim Rajawali di ajang PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Tim Rajawali telah memastikan tempat pertama setelah sementara merebut dua kemenangan atas tim Garuda dan Harimau.

Pertandingan ketiga yang tengah berlangsung hari ini tak lagi berpengaruh pada poin tim Rajawali karena secara head to head mereka sudah unggul dari tim Garuda dan Harimau.

Meski sudah memastikan diri jadi jawara, Jonatan yang menjadi motor tim Rajawali tetap berjuang maksimal merebut kemenangan dari lawannya hari ini, Shesar Hiren Rhustavito. Duel kedua tunggal putra ini akhirnya dimenangkan Jonatan dengan skor 22-20, 21-17.

"Walaupun kami sudah juara tapi kami tetap mau lakukan yang terbaik di pertandingan ini. Karena suatu saat nanti pemain muda seperti Karono, Pram (Pramudya Kusumawardana)/ Yeremia (Erich Yoche Rambitan) bisa main di Piala Thomas, dan simulasi ini bagus untuk latihan," kata Jonatan setelah pertandingan.

"Kunci kemenangan tim kami adalah kompak. Kami bersyukur usia anggota tim kami tidak beda jauh, kami saling support. Mungkin orag melihat kami lebay baget sih simulasi pakai yel-yel. Tapi kami memang mau menjalani simulasi ini seperti di pertandingan resmi," ungkap Jonatan soal timnya. ***

wwwwww