Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
19 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
18 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
16 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
22 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
5
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
Politik
20 jam yang lalu
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
6
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat
Ekonomi
16 jam yang lalu
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat
Home  /  Berita  /  DPR RI

HAORNAS 2020, Hetifah Dorong Pembudayaan Olahraga Lawan Pandemi

HAORNAS 2020, Hetifah Dorong Pembudayaan Olahraga Lawan Pandemi
Logo HAORNAS 2020. (Gambar: Ist.)
Rabu, 09 September 2020 21:15 WIB

JAKARTA – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hetifah Sjaifudian, mengingatkan betapa pentingnya pembudayaan olahraga pada masyarakat, terlebih situasi bangsa tengah berada dalam epidemi virus Covid-19 yang tak kunjung usai.

"Olahraga adalah salah satu faktor kunci yang menopang kesehatan masyarakat Indonesia. Olahraga membantu meningkatkan imunitas yang sangat dibutuhkan tubuh untuk melawan Covid-19," kata Hetifah kepada wartawan Parlemen dalam sebuah pernyataan tertulis.

Hal tersebut disampaikan Hetifah, tepat di momentum Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2020, Rabu (9/9/2020). Data Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyebut hanya 31% masyarakat Indonesia di tahun 2019 yang berolahraga, patut menjadi PR peningkatan sosialisasi bersama.

"Semestinya partisipasi olahraga masyarakat Indonesia lebih tinggi, dengan banyaknya penduduk kita yang berusia produktif," kata Hetifah.

Pandangan bahwa olahraga harus dilakukan dengan serius atau bahkan hingga mencetak prestasi, menurut Hetifah, tak perlu diluruskan; olahraga sebagai latihan profesi keatletan atau olahraga sebagai upaya individu untuk menjaga kesehatannya.

Masyarakat, menurut Hetifah, perlu didorong pada persepsi bahwa olahraga bisa menjadi kegiatan menyenangkan yang dimulai dan dibiasakan sejak dini hingga lanjut usia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, DPR RI, GoNews Group, DKI Jakarta, Kalimantan Timur
wwwwww