Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
22 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
15 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
15 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
22 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Kriminal

HAORNAS 2020, Hetifah Dorong Pembudayaan Olahraga Lawan Pandemi

HAORNAS 2020, Hetifah Dorong Pembudayaan Olahraga Lawan Pandemi
Logo HAORNAS 2020. (Gambar: Ist.)
Rabu, 09 September 2020 21:15 WIB

JAKARTA – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Hetifah Sjaifudian, mengingatkan betapa pentingnya pembudayaan olahraga pada masyarakat, terlebih situasi bangsa tengah berada dalam epidemi virus Covid-19 yang tak kunjung usai.

"Olahraga adalah salah satu faktor kunci yang menopang kesehatan masyarakat Indonesia. Olahraga membantu meningkatkan imunitas yang sangat dibutuhkan tubuh untuk melawan Covid-19," kata Hetifah kepada wartawan Parlemen dalam sebuah pernyataan tertulis.

Hal tersebut disampaikan Hetifah, tepat di momentum Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) 2020, Rabu (9/9/2020). Data Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menyebut hanya 31% masyarakat Indonesia di tahun 2019 yang berolahraga, patut menjadi PR peningkatan sosialisasi bersama.

"Semestinya partisipasi olahraga masyarakat Indonesia lebih tinggi, dengan banyaknya penduduk kita yang berusia produktif," kata Hetifah.

Pandangan bahwa olahraga harus dilakukan dengan serius atau bahkan hingga mencetak prestasi, menurut Hetifah, tak perlu diluruskan; olahraga sebagai latihan profesi keatletan atau olahraga sebagai upaya individu untuk menjaga kesehatannya.

Masyarakat, menurut Hetifah, perlu didorong pada persepsi bahwa olahraga bisa menjadi kegiatan menyenangkan yang dimulai dan dibiasakan sejak dini hingga lanjut usia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, Badminton, DKI Jakarta, Kalimantan Timur
wwwwww