Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
DPR RI
16 jam yang lalu
Pembahasan Omnibuslaw Ciptaker di Hotel sesuai Tatib, Parlemen Menjelaskan
2
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
Peristiwa
10 jam yang lalu
Akhirnya, Polisi Bekuk Pelaku Vandalisme Musola di Tangerang, Ternyata Berstatus Mahasiswa
3
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Kemendagri Dorong Kampanye Pilkada Menunjang Prokes
4
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
GoNews Group
9 jam yang lalu
Kutuk Aksi Vandalisme Musolla, Korpolkam DPR Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi
5
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
Hukum
13 jam yang lalu
Duh... Anggota DPRD Dari Partai Golkar Ini Jadi Bandar Narkoba
6
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Politik
13 jam yang lalu
Ketua DPR Minta Peserta Pilkada Tak Mobilisasi Massa saat Kampanye
Home  /  Berita  /  Politik

Jadi Garda Terdepan Demokrasi, Penata Imbau Masyarakat Cerdas Memilih

Jadi Garda Terdepan Demokrasi, Penata Imbau Masyarakat Cerdas Memilih
Foto: Ist.
Sabtu, 12 September 2020 11:52 WIB

PANDEGLANG – Beberapa tokoh pemuda Pandeglang menyambangi Bupati Padeglang, Irna Narulita di rumah dinasnya, Minggu (6/9/2020) pekan lalu. Mereka manyatakan pentingnya penyelenggaran Pilkada yang demokratis dan mendorong kecermatan pemilih dalam memberikan suaranya.

"Jangan sampai masyarakat mudah terhasut oleh info yang tidak jelas dan hanya akan menyesatkan masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkada Pandeglang 9 Desember 2020," kata salah satu Tokoh Pemuda Pandeglang, Endang Suhendar dalam pernyataan tertulis Sabtu (12/9/2020).

Pemilihan Kepala Daerah di Pandeglang, kata Endang, harus menjadi pesta demokrasi yang sehat. "Kontestasi harus diisi adu gagasan dan konsep sehingga publik dapat menilai mana pemimpin pilihannya,".

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menurut Endang, adalah sosok yang tepat untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya, "karena beliau bukan hanya punya gagasan hebat, tapi aksi nyatanya juga sudah dirasakan masyarakat Pandeglang,".

"Masyarakat tentu punya pilihan, tapi setelah berdiskusi dengan Bu Irna, saya melihat beliau sebenarnya tidak ngotot juga untuk menjabat lagi. Ini artinya, beliau tidak haus kekuasaan," kata Endang.

Padahal, kata Endang, kemajuan Pandeglang yang telah dihasilkan dari kepemimpinan Irna perlu untuk dilanjutkan. Karenanya, "Saya dan beberapa tokoh pemuda di Pandeglang, akhirnya bersepakat membentuk Penata (Pendukung Irna-tanto),".

"Membangun daerah itu tidak mudah, dan dengan PR besar tak akan cukup waktu 5 tahun. Penata sebagai wadah putra-putri Padeglang memilih untuk mendukung Irna melanjutkan masa jabatannya, ketimbang harus menggadaikan harapan pada pemimpin baru. Kita butuh pembangunan yang berkelanjutan," kata Endang yang menjabat Ketua Umum Penata itu.

Penata, kata Endang, memastikan akan menjadi penata demokrasi di Pandeglang. Mendorong masyarakat pemilih yang cerdas dan bertanggungjawab.

"Kami akan menjadi garda terdepan, menata demokrasi untuk kemajuan daerah Pandeglang yang berkelanjutan," kata Endang.

Seperti diketahui, Irna kembali maju sebagai Bakal Calon Bupati Pandeglang dalam Pilkada 9 Desember 2020. Pasang Irna - Tanto diusung 7 partai yakni Gerindra, PDIP, Golkar, PAN, Demokrat, PKS dan PBB. Irna merupakan istri mantan Bupati Pandeglang dan mantan Wakil Ketua MPR Achmad Dimyati Natakusumah.

Surat permohonan cuti Irna dari jabatannya sebagai Bupati, sudah dikirimkan ke Gubernur Banten Wahidin Halim. Jika tak ada aral melintang, mulai 26 September Ia resmi cuti untuk kemudian fokus pada pencalonannya sebagai Bupati Pandeglang periode 2020-2025.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Pemerintahan
wwwwww