Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Sempat Dikira Hoaks, Kasus Anak yang Dibuang Ibu di Jalanan di Riau Sudah Ditangani Polisi
2
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
17 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
3
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
Kesehatan
22 jam yang lalu
Hingga 27 September, Kematian Akibat Covid-19 Lebih 1 Juta Orang, Total Terinfeksi 33.018.877
4
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
Sepakbola
20 jam yang lalu
Tim Satgas Penanganan Covid-19 Punya Manfaat Ganda
5
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
Sepakbola
20 jam yang lalu
Persib Bandung Putuskan Tinggal di Yogyakarta
6
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
21 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

APBN Lebih Banyak ke Jambi dan Sumbar, Ini Harapan Parisman Ihwan Pada 'Petarung-petarung' Riau di Tingkat Pusat

APBN Lebih Banyak ke Jambi dan Sumbar, Ini Harapan Parisman Ihwan Pada Petarung-petarung Riau di Tingkat Pusat
Parisman Ihwan saat mengikuti rapat bersama DPD RI dan Pemprov Riau.
Senin, 14 September 2020 19:56 WIB
Penulis: Hasbullah Tanjung

PEKANBARU - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan blak-blakan mengungkapkan keluhannya terkait minimnya 'kue dari APBN yang bisa dinikmati oleh Masyarakat Riau, padahal Riau adalah penyumbang terbesar APBN.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar ini saat pertemuan dengan Pemprov Riau dan Anggota DPD RI, Misharti, Senin (14/9/2020).

Pria yang biasa disapa Iwan Fatah ini merincikan satu persatu perbandingan terkait apa yang didapat Riau dan apa yang didapat oleh provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Jambi. Terutama di bidang infrastruktur, baik di Bina Marga, Sungai, maupun Cipta Karya.

Yang pertama, kata Iwan, jalan-jalan di provinsi tetangga yang merupakan kewenangan pemerintah pusat cenderung jauh lebih mulus dibandingkan Riau. 

"Jalan-jalan yang menjadi kewenangan APBN semuanya mulus. Kalau kita di Riau, mulai masuk Riau dari Jambi dan Sumbar jalannya sudah rusak," kata Iwan kepada GoRiau.com.

Kategori jalan yang 'mantap' di Riau, kata Iwan hanya 60 persen. Sementara di Sumatera Barat sudah mencapai 78 persen dan di Jambi sudah 69 persen. Ini harusnya menjadi perhatian oleh para petarung-petarung dan pejuang-pejuang Riau yang ada di tingkat pusat.

Iwan merincikan lagi, jalan-jalan di Riau yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat baru sekitar 1.333 Km, sedangkan jalan yang menjadi tanggungjawab Provinsi mencapai 2780an Km.

GoRiau Foto bersama usai rapat.
Foto bersama usai rapat.

Artinya, lebih banyak jalanan di Riau yang menggantungkan nasib pada APBD Provinsi ketimbang APBN, yakni perbandingan 50 persen. Sementara di provinsi tetangga jauh lebih tinggi daripada itu. Yakni Sumbar 92 persen dan Jambi 100 persen.

"Kita harapkan petarung-petarung dari Riau harus bisa membawa APBN ke Riau lebih banyak," tegas Politisi yang terkenal dengan jargon 'Sang Petarung' ini.

Kemudian masalah sungai, Iwan menjelaskan, Riau memiliki 4 sungai besar yakni Kampar, Rokan, Indragiri dan Siak. Semuanya berada di kewenangan Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS). 75 persen sungai ini berada dalam wilayah administrasi Riau, dan 25 persen ada di Sumbar.

"Anehnya. Di Sumbar itu untuk perawatan sungai anggarannya empat kali lipat daripada Riau. Makanya saya sangat berharap agar kue APBN ini harus lebih banyak ke Riau. Sekali saya tegaskan, Riau ini penyumbang devisa terbesar," tutupnya.***



wwwwww