Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
19 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
12 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
10 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
19 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
12 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  Voli

APBN Lebih Banyak ke Jambi dan Sumbar, Ini Harapan Parisman Ihwan Pada 'Petarung-petarung' Riau di Tingkat Pusat

APBN Lebih Banyak ke Jambi dan Sumbar, Ini Harapan Parisman Ihwan Pada Petarung-petarung Riau di Tingkat Pusat
Parisman Ihwan saat mengikuti rapat bersama DPD RI dan Pemprov Riau.
Senin, 14 September 2020 19:56 WIB
Penulis: Hasbullah Tanjung

PEKANBARU - Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ihwan blak-blakan mengungkapkan keluhannya terkait minimnya 'kue dari APBN yang bisa dinikmati oleh Masyarakat Riau, padahal Riau adalah penyumbang terbesar APBN.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Fraksi Golkar ini saat pertemuan dengan Pemprov Riau dan Anggota DPD RI, Misharti, Senin (14/9/2020).

Pria yang biasa disapa Iwan Fatah ini merincikan satu persatu perbandingan terkait apa yang didapat Riau dan apa yang didapat oleh provinsi tetangga seperti Sumatera Barat dan Jambi. Terutama di bidang infrastruktur, baik di Bina Marga, Sungai, maupun Cipta Karya.

Yang pertama, kata Iwan, jalan-jalan di provinsi tetangga yang merupakan kewenangan pemerintah pusat cenderung jauh lebih mulus dibandingkan Riau. 

"Jalan-jalan yang menjadi kewenangan APBN semuanya mulus. Kalau kita di Riau, mulai masuk Riau dari Jambi dan Sumbar jalannya sudah rusak," kata Iwan kepada GoRiau.com.

Kategori jalan yang 'mantap' di Riau, kata Iwan hanya 60 persen. Sementara di Sumatera Barat sudah mencapai 78 persen dan di Jambi sudah 69 persen. Ini harusnya menjadi perhatian oleh para petarung-petarung dan pejuang-pejuang Riau yang ada di tingkat pusat.

Iwan merincikan lagi, jalan-jalan di Riau yang menjadi kewenangan Pemerintah Pusat baru sekitar 1.333 Km, sedangkan jalan yang menjadi tanggungjawab Provinsi mencapai 2780an Km.

GoRiau Foto bersama usai rapat.
Foto bersama usai rapat.

Artinya, lebih banyak jalanan di Riau yang menggantungkan nasib pada APBD Provinsi ketimbang APBN, yakni perbandingan 50 persen. Sementara di provinsi tetangga jauh lebih tinggi daripada itu. Yakni Sumbar 92 persen dan Jambi 100 persen.

"Kita harapkan petarung-petarung dari Riau harus bisa membawa APBN ke Riau lebih banyak," tegas Politisi yang terkenal dengan jargon 'Sang Petarung' ini.

Kemudian masalah sungai, Iwan menjelaskan, Riau memiliki 4 sungai besar yakni Kampar, Rokan, Indragiri dan Siak. Semuanya berada di kewenangan Pemerintah Pusat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS). 75 persen sungai ini berada dalam wilayah administrasi Riau, dan 25 persen ada di Sumbar.

"Anehnya. Di Sumbar itu untuk perawatan sungai anggarannya empat kali lipat daripada Riau. Makanya saya sangat berharap agar kue APBN ini harus lebih banyak ke Riau. Sekali saya tegaskan, Riau ini penyumbang devisa terbesar," tutupnya.***


wwwwww