Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
DPD RI
11 jam yang lalu
Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
2
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
Politik
16 jam yang lalu
Gerindra Umumkan 12 Waketum: Habiburokhman Masuk, Poyuono Out
3
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
Politik
15 jam yang lalu
DPP Demokrat Ikhlas jika Pilkada Ditunda, Tapi Ini Syaratnya
4
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
Politik
15 jam yang lalu
PKS: Kalau Mau Rakyat Selamat, Pilkada Wajib Ditunda!
5
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
16 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
6
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
15 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Home  /  Berita  /  Hukum

Terlibat Cinta Segitiga, Oknum Polantas Dilaporkan ke Reskrim, Diduga Aniaya Mahasiswi

Terlibat Cinta Segitiga, Oknum Polantas Dilaporkan ke Reskrim, Diduga Aniaya Mahasiswi
Rabu, 16 September 2020 15:18 WIB
PALOPO - Gegara terlibat cinta segi tiga, oknum anggota polisi dari satuan lalu lintas Polres Palopo berinisial Bripka KD dilaporkan oleh seorang mahasiswi ke unit Reskrim Polres Palopo lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Menurut korban awal mula masalahnya dengan pelaku didasari persoalan asmara, namun WD enggan menjelaskan lebih jauh permasalahannya itu.

"Saya tidak bisa cerita lebih jauh, tapi intinya ini masalah hubungan saya dengan dia, saya sudah laporkan ke unit reskrim pada minggu (13/92020)," katanya.

Saat melaporkan kejadian itu WD didampingi oleh rekan mahasiswa lainnya yang ikut prihatin.

Namun setelah melalui proses yang cukup panjang, permasalahan ini dimediasi oleh pihak kepolisian Polres Palopo, kedua pihak memilih berdamai. "Kami memang sudah damai dengan beberapa poin kesepakatan kami buat untuk tidak dilanggar," katanya.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Andi Aris Abubakar, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Keduanya telah dimediasi dan telah berdamai. "Mereka pacaran, seperti nya sudah damai itu," terangnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Muhammad Tang yang dikonfirmasi mengaku jika anggotanya itu tak melakukan penganiayaan melainkan hanya mendorong korban. "Iya bukan pemukulan hanya mendorong untuk melerai," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Sindonews.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Sulawesi Utara

wwwwww