Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
24 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
23 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
20 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Soal Film 'My Flag' Gus Hasyim: Kita Warga NU Saja Jijik Melihatnya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Soal Film My Flag Gus Hasyim: Kita Warga NU Saja Jijik Melihatnya
5
'Senayan' Dorong Kunjungan ke Museum Masuk dalam Mata Ajar Kurikulum Nasional
Pendidikan
19 jam yang lalu
Senayan Dorong Kunjungan ke Museum Masuk dalam Mata Ajar Kurikulum Nasional
6
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
23 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Home  /  Berita  /  Hukum

Terlibat Cinta Segitiga, Oknum Polantas Dilaporkan ke Reskrim, Diduga Aniaya Mahasiswi

Terlibat Cinta Segitiga, Oknum Polantas Dilaporkan ke Reskrim, Diduga Aniaya Mahasiswi
Rabu, 16 September 2020 15:18 WIB
PALOPO - Gegara terlibat cinta segi tiga, oknum anggota polisi dari satuan lalu lintas Polres Palopo berinisial Bripka KD dilaporkan oleh seorang mahasiswi ke unit Reskrim Polres Palopo lantaran diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Menurut korban awal mula masalahnya dengan pelaku didasari persoalan asmara, namun WD enggan menjelaskan lebih jauh permasalahannya itu.

"Saya tidak bisa cerita lebih jauh, tapi intinya ini masalah hubungan saya dengan dia, saya sudah laporkan ke unit reskrim pada minggu (13/92020)," katanya.

Saat melaporkan kejadian itu WD didampingi oleh rekan mahasiswa lainnya yang ikut prihatin.

Namun setelah melalui proses yang cukup panjang, permasalahan ini dimediasi oleh pihak kepolisian Polres Palopo, kedua pihak memilih berdamai. "Kami memang sudah damai dengan beberapa poin kesepakatan kami buat untuk tidak dilanggar," katanya.

Kasat Reskrim Polres Palopo AKP Andi Aris Abubakar, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Keduanya telah dimediasi dan telah berdamai. "Mereka pacaran, seperti nya sudah damai itu," terangnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Palopo Iptu Muhammad Tang yang dikonfirmasi mengaku jika anggotanya itu tak melakukan penganiayaan melainkan hanya mendorong korban. "Iya bukan pemukulan hanya mendorong untuk melerai," jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Sindonews.com
Kategori:Peristiwa, Hukum, Sulawesi Utara
wwwwww