Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
15 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
24 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Oscar Bruzon Enggan Jumawa Lawan Java United FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Oscar Bruzon Enggan Jumawa Lawan Java United FC
Home  /  Berita  /  MPR RI

Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber

Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Sjarifudin Hasan. (Foto: Ist.)
Kamis, 17 September 2020 19:27 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Sjarifudin Hasan, mengutuk keras insiden penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber. Ia meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Apabila kejadian ini tidak diselesaikan dengan baik maka dapat menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia dan mempengaruhi kepercayaan masyarakat," kata Sjarifuddin dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2020).

Proses hukum atas kasus penusukan Syekh Ali Jaber itu, kata Sjarifuddin, juga harus transparan. Kata dia, "keterbukaan ini penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menghindari kecurigaan serta prasangka negatif terhadap penegakan hukum,".

Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini, mengaku telah mendengar banyak sekali berita penyerangan terhadap ulama. "Syekh Ali Jaber hanyalah satu dari sekian banyak tokoh agama yang mendapatkan kekerasan dalam melakukan syiar agama,".

"Bahkan, ada beberapa di antaranya sampai meninggal dunia," tutur politisi yang akrab disapa Syarief Hasan itu.

Insiden-insiden tersebut, diharap Syarief tidak memancing kerusuhan dan adu domba di tengah masyarakat. "Pemerintah dan aparat hukum harus bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan buruk, sehingga kerukunan antar umat beragama dan persatuan Indonesia sebagai bagian dari pengamalan Pancasila tetap terjaga,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Beladiri, Nasional, MPR RI, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww