Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kemendes Transformasikan Rp12 Triliun Keuangan Mikro Desa
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kemendes Transformasikan Rp12 Triliun Keuangan Mikro Desa
2
Berikut Kronologi Perwira Brimob 'Smack Down' Anggota Dalmas Polri saat Amankan Demo di Jambi
Peristiwa
17 jam yang lalu
Berikut Kronologi Perwira Brimob Smack Down Anggota Dalmas Polri saat Amankan Demo di Jambi
3
Bantah Video Brimob Nyamar jadi Mahasiswa di Jambi, Polri Sebut Hanya Salah Paham
Peristiwa
17 jam yang lalu
Bantah Video Brimob Nyamar jadi Mahasiswa di Jambi, Polri Sebut Hanya Salah Paham
4
Prancis Tutup Masjid karena Kecam Guru Gunakan Kartun Nabi Sebagai Materi Kebebasan Berekspresi
Internasional
17 jam yang lalu
Prancis Tutup Masjid karena Kecam Guru Gunakan Kartun Nabi Sebagai Materi Kebebasan Berekspresi
5
Iriana Berjilbab Saat Dampingi Jokowi Sambut PM Jepang
Internasional
21 jam yang lalu
Iriana Berjilbab Saat Dampingi Jokowi Sambut PM Jepang
6
Rencana Kominfo Blokir Medsos, PKS: Bisa Mengancam Kebebasan Berekspresi
DPR RI
13 jam yang lalu
Rencana Kominfo Blokir Medsos, PKS: Bisa Mengancam Kebebasan Berekspresi
Home  /  Berita  /  MPR RI

Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber

Agar Tak Jadi Preseden, MPR Minta Usut Tuntas Penusukan Syekh Ali Jaber
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Sjarifudin Hasan. (Foto: Ist.)
Kamis, 17 September 2020 19:27 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Sjarifudin Hasan, mengutuk keras insiden penusukan yang menimpa Syekh Ali Jaber. Ia meminta aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

"Apabila kejadian ini tidak diselesaikan dengan baik maka dapat menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia dan mempengaruhi kepercayaan masyarakat," kata Sjarifuddin dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9/2020).

Proses hukum atas kasus penusukan Syekh Ali Jaber itu, kata Sjarifuddin, juga harus transparan. Kata dia, "keterbukaan ini penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menghindari kecurigaan serta prasangka negatif terhadap penegakan hukum,".

Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini, mengaku telah mendengar banyak sekali berita penyerangan terhadap ulama. "Syekh Ali Jaber hanyalah satu dari sekian banyak tokoh agama yang mendapatkan kekerasan dalam melakukan syiar agama,".

Ads

"Bahkan, ada beberapa di antaranya sampai meninggal dunia," tutur politisi yang akrab disapa Syarief Hasan itu.

Insiden-insiden tersebut, diharap Syarief tidak memancing kerusuhan dan adu domba di tengah masyarakat. "Pemerintah dan aparat hukum harus bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan buruk, sehingga kerukunan antar umat beragama dan persatuan Indonesia sebagai bagian dari pengamalan Pancasila tetap terjaga,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Hukum, Nasional, MPR RI, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww