Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  MPR RI
Kunjungi Pesantren Asy Syujaa'iyyah Pengandaran

Gus Jazil Ajak Santri Ikut Jaga dan Kuatkan 4 Pilar MPR

Gus Jazil Ajak Santri Ikut Jaga dan Kuatkan 4 Pilar MPR
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. (Dok. MPR)
Kamis, 17 September 2020 08:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengaku bersyukur bisa bersilahturahmi menemui pengurus dn para santri Asy Syujaa’iyyah di Pangandaran. 



"Saya bersyukur bisa bersilaturahmi di sini," ujar Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

"Silaturahmi bisa menambah umur dan rejeki," tambahnya.

Ungkapan demikian disampaikan Jazilul Fawaid saat berada di antara santri, aktivis PMII, Pemuda Ansor, dan element masyarakat lain yang berkumpul di Pondok Pesantren Asy Syujaa’iyyah, Dusun Cintasari, Desa Cintaratu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, 16 September 2020.

Diungkapkan Gus Jazil sapapan akrabnya, kehadiran dirinya di pesantren tersebut untuk melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih dikenal dengan 4 Pilar MPR. "Saya hadir di sini mengajak santri untuk terus menjaga dan menguatkan nilai-nilai 4 Pilar," ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Empat pilar dikatakan oleh pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu merupakan warisan para pendiri bangsa. "Bila dalam agama Islam ada Rukun Islam dan Rukun Iman, maka 4 Pilar merupakan rukun dalam berbangsa dan bernegara Indonesia. Sehingga wajib hukumnya untuk menjaga 4 Pilar," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jazilul Fawaid memuji peran para ulama dan santri dalam ikut memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Diungkapkan, ulama dan santri mempunyai peran besar kepada negeri ini. Peran yang dimainkan oleh ulama dan santri tak hanya pada masa-masa itu. "Dalam masa reformasi, banyak ulama menjadi pemimpin, banyak ulama menjadi kepala daerah bahkan ada yang menjadi Wakil Presiden bahkan Presiden," tuturnya.

Pangandaran menjadi kabupaten pun juga ada peran para ulama. Dari paparan itu maka pria yang idnetik dengan singkok itu menyebut nilai-nilai 4 Pilar ada di pesantren.

Sebagai sosok yang mempunyai peran penting, para ulama merupakan tempat bertanya dari masyarakat. Dari sinilah Jazilul Fawaid mengatakan ulama mempunyai tempat terhormat di masyarakat.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu berharap agar kondisi ulama, santri, dan pesantren terus diperhatikan. Ia mengakui peran ulama, santri, dan pesantren semakin diakui oleh pemerintah dan DPR. "Bangsa Indonesia saat ini memiliki Hari Santri," ujarnya.

Bukti lain semakin diakui adalah adanya UU Pesantren. Sebagai wakil rakyat kita telah berhasil membuat UU Pesantren. Dengan adanya undang-undang itu membuktikan pesantren semakin diakui," tandasnya.***

wwwwww