Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
18 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
18 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
18 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
24 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
5
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
23 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
6
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
17 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Home  /  Berita  /  Olympic

Demo Rusuh di Kendari, 4 Orang Diduga Provokator Ditangkap

Demo Rusuh di Kendari, 4 Orang Diduga Provokator Ditangkap
Kericuhan di Kendari. (CNNIndonesia)
Jum'at, 18 September 2020 13:26 WIB
KENDARI - Ratusan orang melakukan demonstrasi di Jalan MT Haryono, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (17/9) siang kemarin. Demo tersebut berujung rusuh, bahkan mereka turut merusak fasilitas umum seperti lampu lalu lintas hingga menghadang pengguna jalan.

Kepala Bidang Humas Polda Sultra, Kombes Ferry Walintukan menyebut sekitar 200 aparat Polres Kendari diterjunkan untuk menghalau massa. Demonstrasi yang berujung bentrok antara warga dan aparat kepolisian juga menyebabkan dua polisi luka-luka.

Lihat juga: Terduga Pembunuh Staf KPU Yahukimo Ditangkap di Kantor KNPB
"Kita harus memastikan bahwa itu adalah anarkis, anggota kami ada dua kena lempar batu," kata Ferry dikutip dari siaran CNNIndonesia TV, Jumat (18/9).

Demo yang digelar di perempatan KFC Jl. MT Haryono dan Perempatan Lippo Plaza Kendari itu membuat masyarakat yang berada di lokasi takut. Warga di dalam pusat perbelanjaan juga terlihat berhamburan panik.

Ferry melanjutkan aksi yang berujung rusuh itu berhasil dibubarkan pada pukul 16.00 WIT, setelah kepolisian mengeluarkan tembakan gas air mata ke arah massa. Saat ini pihaknya tengah menyelidiki aksi perusakan yang dilakukan peserta demo tersebut.

"Yang diamankan ada sekitar 4-5 orang, data terakhir ya," ujarnya.

Lihat juga: Satgas: Jatim-Jateng Daerah Risiko Tinggi Corona di Pilkada
Lebih lanjut, Ferry menduga aksi tersebut merupakan buntut keluhan dari sejumlah kelompok di Kota Kendari yang memprotes penanganan kasus ujaran kebencian di media sosial. Massa mendesak Polres Kendari untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

Namun, Ferry mengaku masih belum mengetahui lebih detail kelompok massa mana yang melakukan aksi tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya bakal mengusut kerusuhan yang terjadi di Kota Kendari.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNNIndonesia.com
Kategori:Olympic, Beladiri, Sulawesi Tenggara
wwwwww