Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
22 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
22 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
23 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
22 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Sepakbola
24 jam yang lalu
Makan Konate Menerima Kekalahan Lapang Dada
Home  /  Berita  /  Nusantara

Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro

Ketua DPD Diminta Hadiri Peresmian Gelar Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro
Minggu, 20 September 2020 13:13 WIB

JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti kembali mendapat gelar kehormatan dari Keraton Kasunanan Surakarta. Kali ini, gelar Pangeran Hardonagoro. 

Dalam sebuah acara serah terima penghargaan yang berlangsung di Rumah Dinas LaNyalla, di Jakarta pada Sabtu (19/9/2020) malam, Gusti Kanjeng Ratu Pameswari Dalem PB XIII menyatakan, LaNyalla sebagai pelestari benda pusaka, khususnya keris pusaka, layak mendapat penghargaan tersebut.

Setelah pemberian gelar tersebut, LaNyalla diminta hadir dalam seremoni peresmian di Surakarta.

"Kami mengharap Pak LaNyalla, yang nanti namanya menjadi Pangeran LaNyalla Mahmud Mattalitti Hardonagoro, dapat hadir pada acara peresmian gelar tersebut, yang kami rencanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2020 di Surakarta," kata Gusti Kanjeng Ratu Pameswari Dalem PB XIII. 

Acara tersebut, kata Dia, akan akaligus dirangkai dengan sarasehan dan pameran Keris Nusantara.

Menanggapi pemberian penghargaan tersebut, LaNyalla menyatakan berterima kasih atas apresiasi yang diberikan Keraton Kasunanan Surakarta. Kata LaNyalla, "mengoleksi keris pusaka semata untuk menyelamatkan benda-benda bersejarah tersebut dari kerusakan. Sehingga Keris Indonesia yang telah mendapat sertifikat dari Unesco tetap terpelihara,".

"Sehingga kelak anak cucu kita dapat membanggakan warisan budaya tersebut," kata LaNyalla.

LaNyalla memang dikenal sebagai salah satu kolektor keris pusaka di Indonesia. Tak kurang dari 300 keris pusaka yang berusia rata-rata ratusan tahun lalu. Bahkan ada beberapa yang sudah mendekati ribuan tahun, terpajang rapi di kediamannya di Surabaya.

"Kalau semuanya ada sekitar tiga ribu keris, tetapi yang khusus dan sangat pusaka ada sekitar 300-an keris," ungkap LaNyalla yang pada tahun 2003 silam saat menerima gelar Kanjeng Raden Haryo Tumenggung (KRHT) dari Keraton Surakarta.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, Nusantara, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww