Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Intsiawati Ayus: Pembahasan RUU Otsus Papua harus Libatkan MRP dan Masyarakat Adat
Politik
17 jam yang lalu
Intsiawati Ayus: Pembahasan RUU Otsus Papua harus Libatkan MRP dan Masyarakat Adat
2
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan 'Monyet Koruptor'
Peristiwa
15 jam yang lalu
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan Monyet Koruptor
3
Berulang Langgar Prokes, Odin Cafe Terancam Ditutup
Hukum
16 jam yang lalu
Berulang Langgar Prokes, Odin Cafe Terancam Ditutup
4
Herry IP: Ada Harapan di Ganda Putra Indonesia
Olahraga
17 jam yang lalu
Herry IP: Ada Harapan di Ganda Putra Indonesia
5
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
Ekonomi
15 jam yang lalu
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
6
Irvan Herman Sebut Kolaborasi Pesisir dan Daratan jadi Kriteria Susunan Pengurus PAN Riau
Politik
16 jam yang lalu
Irvan Herman Sebut Kolaborasi Pesisir dan Daratan jadi Kriteria Susunan Pengurus PAN Riau
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan

Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Minggu, 20 September 2020 16:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Jelang lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020, Persik Kediri menjalani beberapa uji coba. Usai menjalani dua kali uji coba menghadapi Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dan Persigo Semeru, pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono masih melihat kelemahan timnya soal keseimbangan permainan dalam menyerang dan bertahan.

Mantan bomber andalan Timnas Indonesia itu menyebut jika secara umum permainannya cukup bagus. Hanya saja perlu konsistensi permainan dalam menyerang dan bertahan. 

Dalam dua uji coba yang dilalui Faris Aditama dkk itu, Budi memberi kesempatan kepada semua pemain tim berjuluk Macan Putih itu untuk menjajal laga uji coba tersebut.

“Alhamdulillah ya kita main dengan kekuatan yang tidak dimainkan di ujicoba pertama sehingga kita tahu masing-masing pemain kekurangan dan kelebihannya,” ujar Budi. 

Budi juga masih mengamati kondisi kebugaran para pemainnya disisa waktu dua minggu jelang bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 2020. Pada uji coba kemarin Budi mengamati kondisi fisik pemainnya. 

Pelatih asal Kediri itu menilai aspek fisik sangat penting dalam menghadapi jadwal lanjutan Shopee Liga 1 2020 ini yang diprediksi bakal padat. Untuk itu pasca uji coba kemarin, dia akan terus memantau kondisi para pemainnya.

“Saya lihat kekuatan fisiknya juga kurang kalau saya lihat ada yang kram. Makanya saya ganti tapi kalau mau kuat akan main mau menang mau kalah tidak masalah yang penting saya lihat kualitasnya,” pungkasnya. ***

wwwwww