Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kemendes Transformasikan Rp12 Triliun Keuangan Mikro Desa
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Kemendes Transformasikan Rp12 Triliun Keuangan Mikro Desa
2
Berikut Kronologi Perwira Brimob 'Smack Down' Anggota Dalmas Polri saat Amankan Demo di Jambi
Peristiwa
18 jam yang lalu
Berikut Kronologi Perwira Brimob Smack Down Anggota Dalmas Polri saat Amankan Demo di Jambi
3
Bantah Video Brimob Nyamar jadi Mahasiswa di Jambi, Polri Sebut Hanya Salah Paham
Peristiwa
18 jam yang lalu
Bantah Video Brimob Nyamar jadi Mahasiswa di Jambi, Polri Sebut Hanya Salah Paham
4
Prancis Tutup Masjid karena Kecam Guru Gunakan Kartun Nabi Sebagai Materi Kebebasan Berekspresi
Internasional
17 jam yang lalu
Prancis Tutup Masjid karena Kecam Guru Gunakan Kartun Nabi Sebagai Materi Kebebasan Berekspresi
5
Iriana Berjilbab Saat Dampingi Jokowi Sambut PM Jepang
Internasional
22 jam yang lalu
Iriana Berjilbab Saat Dampingi Jokowi Sambut PM Jepang
6
Rencana Kominfo Blokir Medsos, PKS: Bisa Mengancam Kebebasan Berekspresi
DPR RI
14 jam yang lalu
Rencana Kominfo Blokir Medsos, PKS: Bisa Mengancam Kebebasan Berekspresi
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan

Persik Kediri Masih Lemah Soal Keseimbangan Permainan
Minggu, 20 September 2020 16:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KEDIRI - Jelang lanjutan Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020, Persik Kediri menjalani beberapa uji coba. Usai menjalani dua kali uji coba menghadapi Putra Sinar Giri (PSG) Gresik dan Persigo Semeru, pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono masih melihat kelemahan timnya soal keseimbangan permainan dalam menyerang dan bertahan.

Mantan bomber andalan Timnas Indonesia itu menyebut jika secara umum permainannya cukup bagus. Hanya saja perlu konsistensi permainan dalam menyerang dan bertahan. 

Dalam dua uji coba yang dilalui Faris Aditama dkk itu, Budi memberi kesempatan kepada semua pemain tim berjuluk Macan Putih itu untuk menjajal laga uji coba tersebut.

“Alhamdulillah ya kita main dengan kekuatan yang tidak dimainkan di ujicoba pertama sehingga kita tahu masing-masing pemain kekurangan dan kelebihannya,” ujar Budi. 

Ads

Budi juga masih mengamati kondisi kebugaran para pemainnya disisa waktu dua minggu jelang bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 2020. Pada uji coba kemarin Budi mengamati kondisi fisik pemainnya. 

Pelatih asal Kediri itu menilai aspek fisik sangat penting dalam menghadapi jadwal lanjutan Shopee Liga 1 2020 ini yang diprediksi bakal padat. Untuk itu pasca uji coba kemarin, dia akan terus memantau kondisi para pemainnya.

“Saya lihat kekuatan fisiknya juga kurang kalau saya lihat ada yang kram. Makanya saya ganti tapi kalau mau kuat akan main mau menang mau kalah tidak masalah yang penting saya lihat kualitasnya,” pungkasnya. ***

wwwwww