Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Ekonomi

FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker

FSP Sinergi BUMN Pastikan Kawal Klasterisasi BUMN dan Ciptaker
Gambar: Ist.
Jum'at, 25 September 2020 20:04 WIB
JAKARTA - Federasi Serikat Pekerja (FSP) Sinergi BUMN memastikan akan terus mengawal rencana klasterisasi BUMN dan proses pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker).

Hal tersebut, menjadi bagian dari sikap resmi FSP sinergi BUMN yang ditetapkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) virtual pada 23-24 September 2020.

"Mengawal dan akan memberikan kritikan yang membangun terhadap rencana clustering bisnis BUMN yang mengganggu konsentrasi pekerja BUMN karena proses yang kurang terbuka dan kurangnya sosialisasi, serta belum adanya trend positif dari BUMN yang telah menjadi Holding; Terus mengawal dan berpartisipasi aktif terkait Isu terbitnya UU Cipta Kerja (Omnibus Law)," kutipan rilis FSP Sinergi BUMN tertanda Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ahmad Irfan, yang diterima redaksi pada Jumat (25/9/2020).

Selain itu, kata Irfan, FSP Sinergi BUMN juga telah menetapkan sikap untuk mengawal kebijakan pro hire yang berorientasi pada upaya akselerasi kinerja organisasi, "dengan tetap memberikan ruang bagi karier pekerja dan penyelerasan orientasi Perusahaan,".

Turut hadir dalam Rakernas tersebut yang juga diisi dengan Focus Group Discussion tersebut, Alex Deny (Deputi Bidang SDM Kementerian BUMN), Saefuddin Noer (Dirut PT. Pelindo III (Persero), Tri Wahyudi Saleh (Dirut PT. Pupuk Sriwijaya), dan Yusuf Hadi (Direktur Komersial dan Pelayanan PT. ASDP Persero).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Ekonomi, PON
wwwwww