Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Olympic

Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya

Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Polisi meminta keterangan dari Fitri (30), pelaku penganiayaan imam masjid di Pinrang. (inews/ichsan anshari).
Jum'at, 25 September 2020 09:02 WIB

PINRANG - Asgan (47), mengalami luka lebam di punggung, kepala dan bengkak di jari tangannya, setelah dipukul seorang wanita, Fitri (30), menggunakan balok.

Peristiwa tersebut terjadi saat Asgan memimpin shalat Zuhur berjamaah di Masjid Nurul Huda Batri, Desa Kaballangan, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (22/9/2020) siang.

Kanit Reskrim Polsek Duampanua, Ipda Suharman mengatakan, usai menyerang korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

Suharman mengatakan, pelaku memukul korban karena merasa jengkel sebab korban menjadi penghulu dan menikahkan suaminya.

''Jadi pelaku ini jengkel dan emosinya tidak bisa ditahan lagi, sehingga menyerang korban yang sedang memimpin shalat Zuhur," kata Suharman, Kamis (24/9/2020).

Kasus penganiayaan ini sedang dimediasi kepala desa. Korban dan pelaku serta suaminya telah dimintai keterangan. Dia berharap kasus ini bisa diselesaikan secara damai.

''Kabarnya sudah dimintai keterangan tertutup,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Beladiri, Olympic
wwwwww