Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polisi Gerak Cepat Tangkap Gus Nur, Bagaimana Kasus Denny Siregar & Abu Janda
Hukum
23 jam yang lalu
Polisi Gerak Cepat Tangkap Gus Nur, Bagaimana Kasus Denny Siregar & Abu Janda
2
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
Olahraga
10 jam yang lalu
Petuah Suhu Ayong di Acara Syukuran Rajawali Sakti Jakarta
3
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
Nasional
19 jam yang lalu
MPR: Sumpah Pemuda 1928 Relevan sampai Kapanpun
4
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
Politik
9 jam yang lalu
Pecat Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Komisi III DPR Apresiasi Kapolda Riau
5
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
Ekonomi
16 jam yang lalu
Apresiasi Produsen Keripik, DPD Dukung Pameran UKM Jatim
6
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Kesehatan
14 jam yang lalu
MPR minta Jadwal Vaksinasi Matang Diperhitungkan
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya

Imam Masjid Dipukul Pakai Balok Saat Pimpin Shalat Zuhur, Pelakunya Wanita, Ternyata Ini Penyebabnya
Polisi meminta keterangan dari Fitri (30), pelaku penganiayaan imam masjid di Pinrang. (inews/ichsan anshari).
Jum'at, 25 September 2020 09:02 WIB

PINRANG - Asgan (47), mengalami luka lebam di punggung, kepala dan bengkak di jari tangannya, setelah dipukul seorang wanita, Fitri (30), menggunakan balok.

Peristiwa tersebut terjadi saat Asgan memimpin shalat Zuhur berjamaah di Masjid Nurul Huda Batri, Desa Kaballangan, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (22/9/2020) siang.

Kanit Reskrim Polsek Duampanua, Ipda Suharman mengatakan, usai menyerang korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke kantor polisi.

Suharman mengatakan, pelaku memukul korban karena merasa jengkel sebab korban menjadi penghulu dan menikahkan suaminya.

''Jadi pelaku ini jengkel dan emosinya tidak bisa ditahan lagi, sehingga menyerang korban yang sedang memimpin shalat Zuhur," kata Suharman, Kamis (24/9/2020).

Kasus penganiayaan ini sedang dimediasi kepala desa. Korban dan pelaku serta suaminya telah dimintai keterangan. Dia berharap kasus ini bisa diselesaikan secara damai.

''Kabarnya sudah dimintai keterangan tertutup,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Hukum, Peristiwa
wwwwww