Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
20 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
22 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
24 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
20 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Ada Aksi Buruh Tolak Omnibus Law, Akses Serang-Jakarta Kembali Ditutup

Ada Aksi Buruh Tolak Omnibus Law, Akses Serang-Jakarta Kembali Ditutup
Aksi buruh di Serang tolak UU Omnibus Lawa Cipta Kerja. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)
Selasa, 06 Oktober 2020 13:53 WIB
SERANG - Aksi penolakan UU Omnibus Law kembali terjadi di kawasan industri Serang Timur dari buruh PT Nikomas. Akses Serang-Jakarta kembali ditutup.

Pantauan detikcom sebagaimana dikutip GoNews.co, aksi terjadi di depan PT Nikomas, ribuan buruh keluar dari pintu gerbang dan langsung merangsek ke jalan nasional. Saat keluar mereka meneriakkan penolakan atas UU Omnibus Law.

Akses jalur Serang-Jakarta ditutup di kedua arah, baik dari arah Serang di bagian barat dan dari Tangerang dari arah timur. Massa buruh saling menutup jalan nasional ini.

Koordinator aksi di mobil komando menyampaikan penolakannya atas disahkannya UU Omnibus Law. "Tuntutan kita menolak Omnubus Law klaster cipta lapangan kerja. Kita menolak karena merugikan," kata koordinator aksi melalui pengeras suara di lokasi, Selasa (6/10/2020).

Aksi dilakukan oleh Serikat Pekerja Nasional (SPN). Ada 12 tuntutan yang disampaikan atas penolakan UU ini.

"Hari ini kita merefleksikan kekecewaan kita para buruh setelah Uu disahkan oleh DPR. Tujuan pemerintah dari awal untuk menarik investor. Tapi ketika kebijakan itu mereduksi kesejahteraan buruh kita lawan," ujar orator.

Aksi ribuan buruh yang didominasi oleh buruh perempuan ini berlangsung tepat di depan pintu masuk gerbang PT Nikomas. Oleh kepolisian, jalan masih ditutup dari kedua arah. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:Olympic, Badminton, Banten
wwwwww