Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
22 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
10 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
6
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
22 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Home  /  Berita  /  SEA Games

Doni Monardo: Mereka yang Abai Protokol Kesehatan Akan Diminta Pertanggungjawaban di Dunia dan Akhirat

Doni Monardo: Mereka yang Abai Protokol Kesehatan Akan Diminta Pertanggungjawaban di Dunia dan Akhirat
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (ist)
Sabtu, 10 Oktober 2020 10:44 WIB

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo prihatin dengan aksi demo di tengah wabah Covid-19 yang terjadi di Jakarta dan beberapa kota lainnya di Tanah Air.

Doni mengingatkan, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga menyebabkan orang lain tertular virus corona dan kehilangan nyawa akan diminta pertanggungjawabannya di dunia dan akhirat.

''Mereka yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga menimbulkan korban jiwa bukan hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia, tetapi juga di akhirat,'' tegas Doni dalam bincang-bincang khusus ''Media Bertanya, Doni Monardo Menjawab'' di Media Center Satgas Covid-19 Graha BNPB Jakarta pada Jumat (9/10) sore, seperti dikutip dari laman covid19.go.id.

Perwira tinggi TNI AD bintang tiga yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini menyebutkan data dari beberapa kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan rapid test terhadap pendemo ditemukan ada yang reaktif.

Selain itu, lanjut Doni Monardo, ada juga kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan dengan swab antigen hasilnya positif Covid-19. Namun ia tidak menyebutkan angka pasti pendemo yang terpapar virus corona.

''Ini harus disampaikan pada publik agar menghindari aktivitas berkerumun, hindari yang menyebabkan mengancam keselamatan diri sendiri, apalagi orang lain,'' papar Doni Monardo yang sore itu ditemani wartawan senior Suryopratomo.

Doni Monardo menekankan orang yang berbahaya bukan pasien Covid-19 yang sudah sembuh, melainkan orang positif yang belum melakukan pemeriksaan atau yang biasa disebut orang tanpa gejala (OTG).

Begitu tiba di rumah usai aktivitas di luar, termasuk demo, tanpa sengaja OTG ini dapat menulari keluarga terdekat lain, terutama orangtua yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Seperti diketahui kaum lansia dan komorbid sangat rentan tertular virus corona.

Doni Monardo - yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi, Papua, dan Bali - berpesan agar seluruh komponen masyarakat dan keluarga bisa saling menguatkan dan mengajak orang lain disiplin menjalankan protokol kesehatan.***

Editor:hasan b
Sumber:rilis tim satgas covid-19
Kategori:Nasional, SEA Games
wwwwww