Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
10 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
3
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
10 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
4
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
5
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
9 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
6
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Sepakbola
10 jam yang lalu
Rizky Ridho Sebut TC di Bali Perkuat Kekompakan Timnas Indonesia
Home  /  Berita  /  SEA Games

4 Gejala Ini Dirasakan Sebagian Pasien Covid-19 Sebelum Batuk dan Demam

4 Gejala Ini Dirasakan Sebagian Pasien Covid-19 Sebelum Batuk dan Demam
Ilustrasi pusing. (int)
Minggu, 11 Oktober 2020 11:16 WIB

JAKARTA - Sebagian pasien Covid-19 merasakan gejala sakit kepala, pusing, stroke, hingga penurunan kewaspadaan, sebelum merasakan demam, batuk dan sesak napas.

Dikutip dari detikhealt yang melansir dari Times of India, demikian menurut studi terbaru yang dipublikasikan di Annals of Neurology. Para peneliti studi tersebut membuktikan dan lebih memahami gejala-gejala neurologis itu dengan menganalisis 19 pasien Covid-19 di Northwestern Medicine.

Selain itu, penelitian ini juga mencatat adanya gejala neurologis lain yang masih termasuk ke dalam gejala Covid-19, yaitu kehilangan indra perasa dan penciuman, kejang, serta kesulitan berkonsentrasi.

Melihat hasil penelitian ini, para peneliti menegaskan hal ini sangat penting dan perlu disadari baik oleh para dokter dalam mengidentifikasi pasien, maupun masyarakat umum agar lebih waspada.

''Masyarakat umum dan juga dokter wajib menyadari hal ini (gejala), karena infeksi SARS-CoV-2 bisa terjadi dengan gejala awal neurologis sebelum demam, batuk, dan masalah pernapasan muncul,'' kata Igor Koralnik, selaku profesor neurologi sekaligus penulis utama di Fakultas Kedokteran Northwestern University, Feinberg.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:SEA Games
wwwwww