Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
24 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Berharap Dilanjutkan, Rezky Ikhwan: Jenuh Berlatih Saja

Berharap Dilanjutkan, Rezky Ikhwan: Jenuh Berlatih Saja
Kamis, 15 Oktober 2020 15:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Gelandang PS TIRA, Rezky Ikhwan tak sabar kembali menikmati atmosfer kompetisi. Apalagi, PSSI memutuskan lanjutan Extraordinary Competition Liga 1 2020 usai disepakati dalam Extraordinary Club Meeting beberapa waktu lalu.

Gelandang berusia 27 tahun tersebut berharap lanjutan Liga 1 2020 bisa berjalan dengan lancar. Berkaca dari ditundanya lanjutan kompetisi pada 1 Oktober lalu, dia berharap semua pihak dapat mendukung.

“Saya sangat bersyukur ada harapan kompetisi dilanjutkan. Mudah-mudahan tidak kejadian lagi, maksudnya normal kembali aktivitasnya. Semua aspek, pihak-pihak terkait harus mau mendukung terlaksananya liga,” ungkap Rezky.

Eks pemain Persika Karawang ini menjelaskan banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari sepak bola. Ditengah kondisi pandemi dan tidak adanya kompetisi tentu berdampak pada kondisi finansial para pemain sepak bola profesional. 

“Dampaknya besar kalau Liga 1 tidak dilanjutkan. Pasti banyak yang akan kehilangan pekerjaan. Karena Sebagai pesepak bola ya harus bermain, bermain itu ya di kompetisi. Di masa sulit seperti ini tentu sangat susah mencari pekerjaan lain,” imbuhnya.

Rezky saat ini juga terus menjaga kondisi kebugarannya dengan mengikuti program latihan tim. Dia mengaku sudah tak sabar ingin kembali berlaga karena sudah merasa jenuh dengan kegiatan latihan saja.

“Latihan kita masih rutin, mengikuti instruksi pelatih. Saya sudah tidak sabar untuk berkompetisi. Karena pasti jenuh, hanya berlatih saja,” pungkasnya. ***

wwwwww