Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Hadiahkan Buku di HUT ke-56, Idrus Yakin Airlangga Bisa Menangkan Partai Golkar

Hadiahkan Buku di HUT ke-56, Idrus Yakin Airlangga Bisa Menangkan Partai Golkar
Politisi Golkar, Idrus Marham. (GoNews.co)
Senin, 19 Oktober 2020 18:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Idrus Marham menilai, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Partai Golkar merupakan momentum konsolidasi kekutan 'Kader Beringin' di seluruh Indonesia.

Idrus yakin, Golkar akan memenangkan serangkaian kontestasi daerah dan nasional, karena ditopang oleh kader, sistem, dan kepemimpinan yang kuat.

"Di ulang tahun Golkar ke-56 ini, saya memberikan kado spesial, berupa 'buah pemikiran'. Saya sudah menulis buku setebal 400 halaman, didalamnya ada kata sambutan dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dan akan saya serahkan kepada Ketua Umum Partai Golkar saat peringatan HUT Golkar," ujar Idrus kepada wartawan di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Idrus menambahkan, dalam buku bertajuk "Karya Kekaryaan, Hakikat Doktrin Kampanye Permanen Partai Golkar" itu, dirinya menguraikan secara gamblang tentang doktrin partai yang konsisten menjadikan karya kekaryaan sebagai gerakan dalam membangun dan menjalankan organisasi. "Hakikat Partai Golkar adalah 'Karya Kekaryaan'. Tema ini perlu kita angkat, menjadi landasan seluruh kader dalam membangun partai," tegas mantan Menteri Sosial ini.

Lebih lanjut, Idrus mengatakan, buku tersebut juga menguraikan faktor-faktor yang melatarbelakangi dan situaasi kelahiran Partai Golkar. Pertama, ungkap dia, Golkar lahir sebagai respons terhadap ideologi komunis, yang ingin mengubah ideologi Pancasila. Kedua, kelahiran Golkar terjadi di tengah persaingan elite-elite politik, yang saat itu memperebutkan kekuasaan hingga kondisi negara terpuruk.

Ketiga, lanjut dia, Golkar lahir saat kondisi perekonomian nasional terpuruk, serta carut marut kondisi sosial, hukum, dan budaya di tengah masyarakat. Terakhir, Golkar lahir untuk memberikan karya-karya besar, menjadi solusi nyata dalam mengisi kemerdekaan dan pembangunan.

"Golkar lahir atas dasar itu, 'Karya Kekaryaan'. Karenanya, 'Karya Kekaryaan' ini menjadi doktrin, disebarkan sebagai 'virus kebaikan' kepada seluruh kader, kemudian menyebar ke seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air," jelas dia.

Ke depan, harap Idrus, doktrin 'Karya Kekaryaan' tak sekadar menjadi keyakinan, pikiran, dan tindakan para kader Golkar. Menurutnya, doktrin tersebut dapat dijadikan sebagai alat 'Kampanye Permanen', sehingga kader Partai Golkar tak lagi melakukan 'kampanye musiman' menjelang kontestasi politik, jelang Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) atau Pemilu Legislatif (Pileg).

"Kader-kader Golkar harus bisa menerbarkan ‘Karya Kekaryaan’ sampai ke desa-desa. Golkar harus melakukan karya nyata, memberikan apa yang menjadi keinginan masyarakat. Golkar menjadi solusi ekonomi, dengan membantu para petani, nelayan, serta kebutuhan masyarakat lainnya," tandasnya.

Mengenai kondisi kekinian Partai Golkar, Idrus menilai, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, telah dan akan terus melahirkan karya yang bisa dikapitalisasi menjadi instrumen politik. Karena itu, ia meyakini, Partai Golkar akan terus memberi kontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara, hingga memenangkan Pemilu mendatang.   

"Sebagai Ketua Umum dan Menko Perekonomian, Pak Airlangga sudah melahirkan banyak karya yang bisa dikapitalisasi menjadi instrumen peningkatan elektabilitas partai. Saya berharap, kapitalisasi karya itu akan membawa Golkar menjadi pemenang di pemilu 2024," tandasnya.***

wwwwww