Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Voli

Kominfo Ungkap Kebutuhan Data Prioritas dan Proses Pendaftaran Vaksinasi Covid-19

Kominfo Ungkap Kebutuhan Data Prioritas dan Proses Pendaftaran Vaksinasi Covid-19
(Gambar: Tangkapan layar video Ist.)
Jum'at, 23 Oktober 2020 16:26 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ismail, mengungkap data-data yang dibutuhkan dalam agenda vaksinasi Covid-19.

Mengutip siaran TNI Angkatan Darat, Jumat (23/10/2020), Ditjen SDPPI memang bertugas sebagai pembangun sistem basis data secara daring dalam hal ini.

Dalam sebuah kunjungan ke kantor BPJS Kesehatan bersama tim Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Ismail menerangkan bahwa pihaknya tengah berupaya menyusun data prioritas calon penerima vaksin. Prioritasasi ini diperlukan lantaran jumlah vaksin yang diterima Indonesia tak sebanyak jumlah masyarakat Indonesia.

"Di samping itu juga kita membutuhkan data fasilitas RS dan Puskesmas. Kalau memang Bapak (Dirut BPJS Kesehatan, red) memiliki data ini; RS dan Puskesmas dan calon yang siap untuk melakukan vaksin. Karena kan ini akan kita atur sistemnya melakukan pendaftaran online," kata Ismail dikutip siaran TNI AD, Jumat.

Dalam pertemuan dengan jajaran BPJS Kesehatan itu, Kepala Staf Angkatan Darat yang juga Wakil Ketua Komite Pelaksana Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Jenderal TNI Andika Perkasa menegaskan, kedatangan pihaknya adalah untuk meminta data dari BPJS Kesehatan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional, Voli
wwwwww