Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
Politik
21 jam yang lalu
Berpotensi Memecah Belah, Relawan Jokowi Desak Polri Tindak Abu Janda, Denny Siregar dan Nikita
2
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
Olahraga
15 jam yang lalu
Rajawali Sakti Jakarta Buktikan Ketangguhannya
3
Pesan 'Si Doel': Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
Peristiwa
14 jam yang lalu
Pesan Si Doel: Untuk Tangsel yang Lebih Baik, Nyok Tanggal 9 Desember Pilih Paslon Muhammad - Rahayu
4
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari 'Negeri Pizza' Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
Politik
22 jam yang lalu
Melalui Duta Besar Italia, Bamsoet Ajak Investor dari Negeri Pizza Bangun Sirkuit Formula 1 di Bali
5
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
Politik
22 jam yang lalu
Hari Ini, Komisi III DPR RI Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Komisioner KY
6
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Politik
22 jam yang lalu
Fadel Muhammad Ajak Pilih Pemimpin yang Pro Terhadap Petani
Home  /  Berita  /  Olahraga

Empat Alasan Kemenpora Tidak Fasilitasi Jumpa Pers Mandalika Racing Team Indonesia

Empat Alasan Kemenpora Tidak Fasilitasi Jumpa Pers Mandalika Racing Team Indonesia
Sirkuit Mandalika. (Foto: Istimewa)
Rabu, 28 Oktober 2020 12:53 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memandang perlu untuk menyampaikan pernyataan klarifikasi atas rencana Mandalika Racing Team Indonesia yang akan diadakan di Kemenpora pada tanggal 28 Oktober 2020:
 

Dalam siaran pers yang diterima Gonews.co Group disebutkan Kemenpora pada dasarnya mendukung sepenuhnya rencana kegiatan bagi suksesnya penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika – Lombok NTB pada menjelang akhir tahun 2021.

Hal tersebut, selain karena merupakan event olahraga internasional yang sangat dinanti-nantikan kehadirannya di Indonesia, juga telah didukung oleh banyak lembaga. Namun demikian, ada empat alasan sehingga Kemenpora tidak bisa memfasilitasi niat tersebut.

Pertama, Kemenpora harus menjelaskan lagi kepada masyarakat umum, bahwa leading sector persiapan dan penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sehingga Kemenpora tidak ingin melampaui yang menjadi kewenangan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kedua, Kemenpora sebagai penanggung-jawab bidang keolahragaan membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin berpartisipasi dan membentuk tim pembalap untuk MotoGP 2021 di Mandalika. Namun demikian, sepenuhnya harus berkoordinasi dengan pihak IMI selaku induk organisasi cabang olahraga bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia.

Ketiga, Yang memiliki kewenangan dan memberikan lisensi bagi penyelenggaraan MotoGP 2021 di Mandalika adalah Dorna Sports sebagai pemilik penuh semua hak komersial dan penyiaran event tersebut.

Dan keempat, sebagaimana berlaku pada koordinasi dengan cabang-cabang olahraga lainnya, maka Kemenpora hanya melakukan koordinasi tidak dengan pribadi dan atau klub olahraganya melainkan dengan induk organisasi cabang olahraga. Sehingga dalam hal terkait dengan kesiapan pembalap ini adalah langsung dengan IMI.
 
Penjelasan ini perlu disampaikan, karena beredar informasi di berbagai media, bahwa Kemenpora sudah menyetujui rencana penyelenggaraan jumpa pers oleh Mandalika Racing Team Indonesia pada tanggal 28 Oktober 2020 di gedung dan atau halaman Kemenpora. Memang benar, bahwasanya pada tanggal 27 Oktober 2020 Sesmenpora telah kedatangan Mandalika Racing Team Indonesia, yang berkeinginan menyampaikan rencana jumpa pers tersebut.
 
Setelah dikonfirmasi ke beberapa pihak, ternyata beberapa hal yang terkait dengan butir-butir tersebut di atas belum sepenuhnya terpenuhi. Sehingga Kemenpora belum dapat mengizinkan adanya penyelenggaraan jumpa pers pada tanggal 28 Oktober 2020 di Kemenpora. Seandainya jumpa pers tersebut akan diadakan di tempat lain, Kemenpora tidak keberatan.

Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga tidak teragendakan untuk menghadiri acara tersebut, karena pada tanggal tersebut sepenuhnya merupakan puncak kegiatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020 yang sudah cukup lama teragendakan. ***

wwwwww