Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Dana Desa Terbukti Sukses Tekan Penularan Covid-19 di Desa

Dana Desa Terbukti Sukses Tekan Penularan Covid-19 di Desa
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. (Foto: Humas Kemendes)
Minggu, 01 November 2020 18:48 WIB
JAKARTA - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan Dana Desa sangat berpengaruh besar menekan peredaran pandemi Covid-19 di Desa.

Dana Desa tahun 2020 sebesar Rp71,09 Triliun ini sangat maksimal digunakan untuk penanganan Covid-19 dengan dengan program besarnya yaitu Desa Lawan Covid-19, membentuk Relawan Tanggap Covid-19, pembentukan Ruang isolasi Desa, Gerbang Desa dan kampanye hidup bersih.

"Ini ternyata berdampak sangat positif karena penularan Covid-19 di desa relatif sangat kecil dibanding grafik nasional, sekitar lima persen," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Target Pemerintah untuk tahun 2021 mendatang ada dua hal yaitu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan penanganan Covid-19 yang belum diketahui pandemi ini akan berakhir.

Doktor Honoris Causa dari UNY ini memaparkan, Dana Desa tahun 2020 telah digunakan untuk Program relawan Desa Lawan Covid-19, Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), pembangunan infrastruktur sebelum wabah Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) mencapai Rp44 Triliun.

"Dana tersisa Rp29 Triliun dengan sistematika Rp11 Triliun nanti akan habis biaya BLT hingga Desember 2020," kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini.

Sisa anggaran sekitar Rp18 Triliun yang diminta oleh Gus Menteri, sesuai dengan Surat Edaran dipakai untuk PKTD Produktif.

Gus Menteri mencontohkan PKTD Produktif seperti penataan dan revitalisasi Desa Wisata. Jadi proyeknya gunakan PKTD yang libatkan warga miskin, pengangguran dan kelompok marjinal lain.

Yang digarap adalah Desa Wisata yang berarti ada pengurangan pengangguran dan peningkatan daya beli dan lokasi wisatanya menjadi bersih.

"Itu produktif. Atau Ketahanan Pangan yaitu lahan-lahan yang kosong digarap dengan PKTD," imbuhnya.

"Kemendes PDTT menargetkan hingga Desember 2020 ini, bisa menyerap sekitar enam juta tenaga kerja dan kurangi pengangguran di desa" pungkas Gus Menteri.(Rls)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Voli, Olympic
wwwwww