Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
8 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  SEA Games

Segera Didata, Warga Boleh Menolak Divaksin

Segera Didata, Warga Boleh Menolak Divaksin
Ilustrasi fasilitas kesehatan di Sinovac, China. (foto: istimewa)
Jum'at, 06 November 2020 13:04 WIB
TANGSEL - Petugas vaksinasi Covid-19 akan segera mendata warga berusia muda dan tua untuk divaksinasi Covid-19, menurut penuturan salah satu petugas.

"Kalau tidak salah, usia 15-59 tahun," kata petugas tersebut kepada wartawan di kediamannya, di Tangerang Selatan, Banten, Jumat (6/11/2020).

Ia mengatakan, yang akan Ia lakukan hanya pendataan, siapa saja warga pada rentang usia tersebut yang bersedia untuk divaksin. Dan untuk meyakinkan bahwa vaksin ini aman, kata dia, jajaran petugas kesehatan akan lebih dulu divaksin.

"(vansinnya, red) Sinovac, dan warga boleh menyatakan tidak bersedia. Tapi, enakanya, kalau di awal-awal ini kan gratis, vaksinasi yang selanjutnya mungkin bayar," kata dia.

Ia belum dapat merinci tanggal berapa pendataan akan dimulai, dan tanggal berapa vaksinasi akan dimulai. Kata dia, "besok baru mau dirapatin lagi,".

Seperti diketahui, rencana vaksinasi Covid-19 dikabarkan maju dari rencana semula sekitarJanuari-Februari 2021, menjadi November-Desember 2020. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) juga telah meyambangi BPJS Kesehatan untuk meminta data guna menetapkan calon prioritas penerima vaksin.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, SEA Games, Nasional
wwwwww