Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
8 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
7 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
15 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
12 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
8 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
14 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Pendidikan

Hetifah Dorong Aplikasi iPusnas Digunakan Massal

Hetifah Dorong Aplikasi iPusnas Digunakan Massal
Wakil ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam rapat Komisi bersama Perpusnas di Senayan, Jakata, Senin (16/11/2020). (foto: istimewa)
Senin, 16 November 2020 22:15 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaiudian menyatakan pentingnya optimalisasi konten digital, terutama dalam aplikasi iPusnas.

"Banyak masyarakat yang belum mengetahui akan aplikasi ini, padahal koleksinya sangat banyak dan menarik. Apalagi, dengan adanya pandemi semakin banyak kalangan masyarakat yang menggunakan gawai, juga mendapat kuota dari Kemendikbud. Saya harap aplikasi ini dapat dibuat menjadi lebih user-friendly, dan menjadi masif digunakan masyarakat Indonesia," kata Hetifah dalam rapat Komisi X DPR RI dengan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Sebelummya-dalam rapat tersebut, Kepala Perpusnas Syarif Bando menyampaikan, salah satu terobosan Perpusnas berupa adanya aplikasi OneSearch, yang merupakan repositori perpustakaan nasional.

"Terdapat 1,940 institusi yang telah tergabung mendaftarkan koleksi digitalnya. Banyak mahasiswa yang mengaku dapat mengakses koleksi dari berbagai perpustakaan di Indonesia dengan memanfaatkan aplikasi ini. Total pengunjungnya ada 9,9 juta orang," kata Syarif.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kalimantan Timur, DKI Jakarta, GoNews Group, DPR RI, Nasional, Pendidikan
wwwwww