Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
Peristiwa
17 jam yang lalu
Resmi Dilantik, PCNU Tangsel Targetkan 10 Ribu Kader Penggerak
2
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
MPR RI
23 jam yang lalu
Ikatan Pelajar Putri NU Diminta jaga Budaya Nusantara dari Rongrongan Drama Korea
3
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
Olahraga
20 jam yang lalu
Pasukan Laba Laba Siap Bersaing Raih Tempat Terbaik
4
Survei Voxpol Center: Paslon Mahyeldi-Audy Joinaldy Paling Berani Berantas Korupsi di Sumbar
Politik
14 jam yang lalu
Survei Voxpol Center: Paslon Mahyeldi-Audy Joinaldy Paling Berani Berantas Korupsi di Sumbar
5
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
Kesehatan
23 jam yang lalu
Jateng Jadi Biang Kerok Covid-19 di RI Meledak & Cetak Rekor
6
Hutama Karya Buka Suara Soal Isu Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal
Peristiwa
23 jam yang lalu
Hutama Karya Buka Suara Soal Isu Jalan Tol Trans Sumatera Rawan Begal
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Longsor di Sitinjau Lauik Sudah Ditangani Petugas, Pengendara Diminta Waspada

Longsor di Sitinjau Lauik Sudah Ditangani Petugas, Pengendara Diminta Waspada
Longsor Sitinjau Lauik. (Foto: BPBD Sumbar)
Sabtu, 21 November 2020 23:42 WIB
SOLOK - Material longsor sempat menutup sebagian jalan lintas Padang-Solok di Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu (21/11/2020).

Longsor diakibatkan hujan intensitas tinggi sejak siang hari. Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kota Padang, Sutan Hendra mengatakan lokasi longsor terjadi di sekitar panorama satu Jalan Sitinjau Lauik sekitar pukul 14:30 WIB. Kondisi dipicu oleh hujan yang turun di Kota Padang sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

"Akibat longsor menutup sekitar dua pertiga  badan jalan, materialnya berupa batu, tanah dan pohon, akibatnya juga terjadi kemacetan total," katanya saat dihubungi, Sabtu (21/11/2020).

Pihaknya mengamati kemacetan terjadi hingga sepanjang sekitar 3 kilometer, baik dari jalan arah Padang maupun jalan dari arah Kabupaten Solok. Kemacetan mulai terurai saat jalan sudah mulai dibuka sekitar satu jam pengerjaan.

"Petugas pada tahap tahap awal membuka jalan secara manual menggunakan cangkul dan peralatan lainnya sehingga jalan bisa dibuka sekitar pukul 16.00 WIB, jadi jalan putus sekitar satu jam lebih," katanya.

Jalan dapat digunakan dengan diawali secara buka tutup jalur, sehingga kemacetan terurai. Kemudian sekitar pukul 16.30 WIB datang bantuan satu unit alat berat dari PUPR Sumbar. Pengerjaan kemudian dilanjutkan.

"Sekitar pukul 18.00 WIB tadi material belum sepenuhnya dibersihkan, tetapi jalan sudah bisa dibuka dua jalur, tetapi agak melambat melewati daerah tersebut, jalan lancar," katanya.

Pengerjaan pembersihan kemungkinan dilanjutkan besok dan tidak diteruskan malam ini. Hal ini dilakukan mengingat tanah di bekas lokasi longsor masih labil dan masih ada kemungkinan longsor susulan.

"Bekas longsoran masih labil, para pengendara antara Solok dan Padang diingatkan agar hati-hati, potensi masih ada, tergantung cuaca nanti kalau hujan," katanya.

Pengerjaan pembersihan dilakukan oleh BPBD Kota Padang, kepolisian, TRC Semen Padang, dan sejumlah relawan. Selain waspadai Sitinjau Lauik pihaknya juga mengingatkan potensi longsor juga dapat terjadi di jalur Padang-Pesisir Selatan sebab di sana juga rawan longsor.

"Kita ingatkan pengendara agar hati-hati sebab cuaca masih hujan dan waspada di jalan rawan longsor," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Umum, Peristiwa, Sumatera Barat
wwwwww