Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Nasional

Pemerintah akan Kaji Pelaksanaan Libur Panjang Desember 2020

Pemerintah akan Kaji Pelaksanaan Libur Panjang Desember 2020
Presiden RI, Joko Widodo dalam rapat terbatas di Jakarta, Senin (23/11/2020). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Senin, 23 November 2020 14:28 WIB
JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo menyatakan, pemerintah akan mengkaji bagaimana pelaksanaan libur panjang tak berdampak serius pada peningkatan kasus kasus Covid-19.

"Secara khusus akan kita bicarakan mengenai libur panjang yang nanti akan ada di bulan Desember," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas seperti disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/11/2020).

Sebagai pegingat, libur panjang pada Agustus 2020 lalu telah menimbulkan lonjakan pasien Corona. Bahkan rumah sakit di Jakarta sempat hampir defisit ranjang perawatan bagi pasien Covid-19.

Mengutip kembali pernyataan juru bicara pemerintah dalam penanganan covid-19, Wiku Aditsasmito di Graha BNPB, Jakarta, Senin (9/11/2020) lalu, "biasanya (memang, red) kenaikan kasus terjadi pada 10-14 hari setelah libur panjang,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Voli
wwwwww