Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
19 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
2
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
22 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
5
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
18 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
20 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Badminton

Satelit Palapa N1 Gagal Mengorbit, Asuransi Bayar Rp 493 M

Satelit Palapa N1 Gagal Mengorbit, Asuransi Bayar Rp 493 M
ilustrasi (fixabay)
Rabu, 09 Desember 2020 16:06 WIB

JAKARTA - PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo telah menyelesaikan klaim Satelit Palapa N1 (Nusantara Dua). Satelit Palapa N1 sendiri diluncurkan pada April lalu dari China namun gagal mengorbit.

Pembayaran klaim berdasarkan pengumpulan bukti kerugian serta telah terbitnya Proof of Loss (PoL) yang telah ditandatangani oleh PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera Group atau PSNS yang juga klien Asuransi Jasindo.

Klaim yang diselesaikan sebesar US$ 35 juta atau sekitar Rp 493,5 miliar (asumsi kurs Rp 14.100)

"Selain itu, seluruh space underwriter internasional pun telah menyetujui dan menandatangani dokumen klaim, dan klaim diselesaikan full insured value sebesar US$ 35 juta," kata Direktur Operasional Asuransi Jasindo Dodi Susanto dalam keterangannya, dilansir detikFinance, Rabu (9/12/2020).

Untuk diketahui, Satelit Palapa N1 meluncur dari Xichang Satellite Launch Center (XLSC), Xichang, China, Kamis (9/4). Tapi, terjadi kegagalan pada 3rd stage atas launch vehicle dan kemudian satelit hilang.

Usai kejadian itu, Jasindo kemudian berkoordinasi dengan pihak internal maupun eksternal seperti klien, reinsurance broker dan reinsurer untuk penanganan klaim. Dodi menuturkan, pihaknya berupaya menyelesaikan klaim termasuk klaim kategori specialty risk (risiko khusus) sesuai ketentuan di dalam polis.

"Karena kami adalah asuransi umum milik negara yang memiliki pengalaman dalam menangani asuransi specialty risk seperti asuransi satelit, aviasi dan energy offshore. Sejak 1976 kami telah menangani 22 asuransi peluncuran satelit dan telah menyelesaikan klaim asuransi satelit sekitar US$ 567 juta. Tahun lalu kami juga telah menyelesaikan pembayaran klaim sebesar Rp 876 miliar untuk industri offshore," terangnya.

Dodi memastikan, pihaknya mengedepankan proses bisnis yang prudent di antaranya pemilihan reinsurer dengan international rating, serta kerja sama dengan global reinsurance broker yang memiliki pengalaman dan reputasi baik.

Editor:Ari
Sumber:detikFinance
Kategori:PON, Nasional, Badminton
wwwwww