Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
24 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Peluang Duet Jokowi-Prabowo, GG: Presiden Harus Tegas Tolak Jabatan 3 Periode

Peluang Duet Jokowi-Prabowo, GG: Presiden Harus Tegas Tolak Jabatan 3 Periode
Ketua umum partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) saat bersama presiden Jokowi (kanan) dalam sebuah kesempatan. (foto: dok. istimewa/detik.com)
Selasa, 22 Desember 2020 10:50 WIB

JAKARTA - Anggota fraksi PAN DPR RI, Guspardi Gaus, meminta presiden Jokowi untuk tegas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

"Hentikan wacana Presiden tiga periode. Harusnya Presiden Jokowi memberikan komentar, memberikan jawaban tegas menolak agar jangan sampai wacana ini menjadi polemik," kata Guspardi, tertulis, Selasa (22/12/2020).

Ketegasan Jokowi, menurut Guspardi, dibutuhkan untuk menjaga semangat reformasi. Bahkan meski dilakukan amandemen UUD 1945, perubahan seharusnya tidak untuk melanggengkan kekuasaan.

"Presiden Jokowi itu dihasilkan dari perjuangan reformasi. Jangan dibunuh nilai-nilai dari perjuangan reformasi itu," kata Guspardi yang kerap disapa GG itu.

Sebelumnya, direktur eksekutif Indo Barometer, M Qodari, menyampaikan pandangannya terkait dinamika politik pada 2021 setelah rampungnya gelaran Pilkada Serentak yang berlangsung pada 9 Desember 2020 silam.

Qodari menuturkan adanya kemungkinan skenario luar biasa berduetnya Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

"Kemungkinan skenario pertama bisa saja terjadi untuk menciptakan stabilitas politik," kata Qodari dalam sebuah webinar pada Kamis (17/12/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sumatera Barat, DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Metropolitan, Voli
wwwwww