Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Protes Basarah soal Parodi 'Indonesia Raya', Polri Diminta Tak Berpaku pada Investigasi Polisi Malaysia

Protes Basarah soal Parodi Indonesia Raya, Polri Diminta Tak Berpaku pada Investigasi Polisi Malaysia
Wakil ketua MPR RI/ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah dalam suatu kesempatan. (gambar: ist.)
Senin, 28 Desember 2020 21:50 WIB

JAKARTA - Wakil ketua MPR RI yang juga menjabat ketua DPP PDI Perjuangan bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah, memprotes keras beredarnya lagu Indonesia Raya. Ia meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersikap proaktif mengusut kasus ini bekerjasama dengan Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

"Saya menghormati pengakuan pemerintah Malaysia, lewat Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia, yang berjanji sedang menyelidiki kasus ini. Tapi Polri saya harap juga pro aktif, jangan hanya bersandar pada laporan investigasi Polisi Diraja Malaysia," kata Basarah, Senin (28/12/2020).

Basarah menegaskan, lagu Indonesia Raya adalah martabat bangsa. Respons yang tak serius, bisa berujung preseden.

"Sekali kita tidak bersikap keras dan serius menanggapi kasus ini, besok akan muncul ratusan video serupa yang menghina kita sebagai bangsa," tandas Basarah.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, MPR RI, Nasional, Metropolitan, Beladiri, Olympic
wwwwww