Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

Tujuh Sasaran Program untuk Anak Terdongkrak, Bappenas Sambut Baik CPAP 2021-2025

Tujuh Sasaran Program untuk Anak Terdongkrak, Bappenas Sambut Baik CPAP 2021-2025
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa (tengah) dalam konferensi pers akhir tahun Bappenas di Bali, Senin (28/12/2020. (foto: dok. ist./bappenas)
Kamis, 31 Desember 2020 12:20 WIB

JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa menyatakan, pihaknya menyambut baik kelanjutan program kerjasama dengan United Nations Children's Fund (Unicef) atau Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Rencana Aksi Program Kerjasama (Country Program Action Plan/CPAP) 2021-2025 senilai 150 juta dolar AS yang baru ditandatangani Indonesia dan Unicef, menurut Soharso, akan membantu mendongkrak capaian pemerintah dalam 7 sasaran terkait anak yang sesuai dengan visi RPJMN 2020-2024.

"Program kerjasama ini akan terus menghasilkan berbagai inovasi yang menjadi daya ungkit dalam percepatan pencapaian target pembangunan," kata Suharso, Kamis (31/12/2020).

Tujuh sasaran tersebut antara lain; 1) mempercepat penurunan stunting bagi anak di bawah usia lima tahun menjadi 14 persen; 2) meningkatkan jumlah rumah tangga yang menggunakan air minum bersih hingga dua kali lipat menjadi 15 persen; 3) mengurangi angka kematian bayi hingga sepertiga, dari 24 menjadi 16 kematian per 1.000 kelahiran hidup; 4) mencapai hingga 90 persen anak berusia 12-23 bulan yang diimunisasi lengkap; 5) meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia dini dari 63 persen menjadi 72 persen dan mengadopsi inovasi untuk meningkatkan akses dan pembelajaran bagi anak-anak yang paling terpinggirkan; 6) meningkatkan cakupan layanan kesehatan, sosial atau penegakan hukum anak perempuan dan laki-laki yang pernah mengalami kekerasan dari 10 persen menjadi 20 persen; dan 7) mengurangi persentase anak yang hidup dalam kemiskinan berdasarkan garis kemiskinan moneter nasional dari 11,8 persen menjadi sembilan persen.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww