Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
8 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
7 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Internasional
15 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
4
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
Hukum
12 jam yang lalu
Satu Orang Tewas saat Mencari Sinyal WiFi bersama Temannya
5
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
Peristiwa
8 jam yang lalu
Bupati Sleman Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Seminggu Disuntik Vaksin
6
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Umum
14 jam yang lalu
50 Tahun Tanpa Renovasi, Masjid Pusat Pembinaan Mualaf Terancam Roboh
Home  /  Berita  /  Hukum

Dua Kasus Ini Bisa jadi Prestasi Idham atau Warisan untuk Kapolri Baru

Dua Kasus Ini Bisa jadi Prestasi Idham atau Warisan untuk Kapolri Baru
Komnas HAM saat mengidentifikasi mobil dalam kasus penembakan laskar FPI (kiri), pemimpin MIT Ali Kolara (kanan). (gambar: kolase dok. foto ist./tempo)
Selasa, 05 Januari 2021 11:00 WIB

JAKARTA - Ind. Police Watch menyebut, kasus pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulteng, yang diduga dilakukan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dan kasus penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI di Tol Cikampek, sebagai kasus yang bisa menjadi prestasi bagi Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Untuk kasus di Sigi, polisi belum juga berhasil menangkap kelompok MIT yang jumlahnya disinyalir hanya belasan orang, padahal kasus ini telah bergulir selama 35 hari.

Sementara kasus KM 50 Tol Cikampek atau penembakan hingga tewas 6 laskar FPI, dinilai IPW masih penuh kontroversi dan Komnas HAM juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti adanya dugaan pelanggaran HAM dalam kasus ini.

Kapolri Idham yang juga mantan petinggi Densus 88, disebut IPW hanya memiliki waktu kurang lebih 20 hari untuk menuntaskan kedua kasus tersebut.

"Masa pensiun Jenderal Idham Azis tinggal 20 hari lagi," kata Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane dalam rilis, Selasa (5/1/2021).

Jika tidak, sambung Neta, "sepertinya Kapolri baru akan mewarisi dua utang besar yang ditinggalkan Kapolri Idham Azis, yang tentunya tidak akan mudah untuk diselesaikan Kapolri baru,".

Seperti diketahui, 3 nama masih beredar sebagai calon Kapolri pengganti Idham. Berikut adalah penelusuran GoNews.co mengenai ketiga nama terebut; Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar (lulusan Akpol 88); Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (lulusan akpol 1991, mantan ajudan Jokowi); dan Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono (lulusan akpol 1988).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Tenggara, DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Politik, Hukum
wwwwww