Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
23 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
24 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Beladiri

Dua Kasus Ini Bisa jadi Prestasi Idham atau Warisan untuk Kapolri Baru

Dua Kasus Ini Bisa jadi Prestasi Idham atau Warisan untuk Kapolri Baru
Komnas HAM saat mengidentifikasi mobil dalam kasus penembakan laskar FPI (kiri), pemimpin MIT Ali Kolara (kanan). (gambar: kolase dok. foto ist./tempo)
Selasa, 05 Januari 2021 11:00 WIB

JAKARTA - Ind. Police Watch menyebut, kasus pembunuhan satu keluarga di Sigi, Sulteng, yang diduga dilakukan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dan kasus penembakan yang menewaskan 6 laskar FPI di Tol Cikampek, sebagai kasus yang bisa menjadi prestasi bagi Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Untuk kasus di Sigi, polisi belum juga berhasil menangkap kelompok MIT yang jumlahnya disinyalir hanya belasan orang, padahal kasus ini telah bergulir selama 35 hari.

Sementara kasus KM 50 Tol Cikampek atau penembakan hingga tewas 6 laskar FPI, dinilai IPW masih penuh kontroversi dan Komnas HAM juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti adanya dugaan pelanggaran HAM dalam kasus ini.

Kapolri Idham yang juga mantan petinggi Densus 88, disebut IPW hanya memiliki waktu kurang lebih 20 hari untuk menuntaskan kedua kasus tersebut.

"Masa pensiun Jenderal Idham Azis tinggal 20 hari lagi," kata Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane dalam rilis, Selasa (5/1/2021).

Jika tidak, sambung Neta, "sepertinya Kapolri baru akan mewarisi dua utang besar yang ditinggalkan Kapolri Idham Azis, yang tentunya tidak akan mudah untuk diselesaikan Kapolri baru,".

Seperti diketahui, 3 nama masih beredar sebagai calon Kapolri pengganti Idham. Berikut adalah penelusuran GoNews.co mengenai ketiga nama terebut; Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar (lulusan Akpol 88); Kabareskrim Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo (lulusan akpol 1991, mantan ajudan Jokowi); dan Wakapolri Komjen. Pol. Gatot Eddy Pramono (lulusan akpol 1988).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sulawesi Tenggara, DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Metropolitan, Beladiri
wwwwww