Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
21 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
2
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
21 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
3
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
21 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
4
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
Hukum
21 jam yang lalu
Senator Dailami: Polri Bersama Masyarakat Jangan Hanya Slogan
5
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
6
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Nasional
22 jam yang lalu
MA Batalkan Suket Gibran, Mulyanto Minta DPR Segera Bentuk Pansus
Home  /  Berita  /  Umum

Legislator PKS Kritisi Penerapan Guru PPPK

Legislator PKS Kritisi Penerapan Guru PPPK
Tampilan muka laman sscn.bkn.go.id, situs pendaftaran guru PPPK. (gambar: tangkapan layar)
Kamis, 07 Januari 2021 00:41 WIB

JAKARTA - Wakil ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, mengkritisi langkah pemerintah memenuhi kebutuhan satu juta guru se-nusantara melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Bahasa lainnya kontrak. Apakah negara ini sudah menjadi swasta dengan menempatkan posisi guru sebagai tenaga kontrak?" ujar Fikri, Rabu (6/1/2020).

Fikri menuturkan, ada guru yang sudah lulus tes PPPK tapi SK-nya tak kunjung diangkat selama 22 bulan lebih. "Karena beliau K2, usianya juga sudah tua, dan kini sudah masuk masa pensiun. Miris,".

Terkait hal ini, menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Nadiem Makarim menjelaskan, fokus pemerintah untuk tahun ini adalah perekrutan guru honorer sampai dengan kapasitas satu juta guru terpenuhi melalui jalur PPPK.

"Kami mendorong agar para guru honorer serta lulusan pendidikan profesi guru melamar menjadi guru PPPK. Kinerja yang baik sebagai guru PPPK nantinya akan menjadi pertimbangan penting jika guru PPPK yang bersangkutan melamar menjadi CPNS," kata Nadiem di akun Instagramnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Kriminal, Nasional, Metropolitan, Voli, Umum
wwwwww