Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
10 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
22 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
3
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
24 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
4
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
Olympic
21 jam yang lalu
Asael Sumbang Medali Kedua buat Indonesia, Airlangga Berikan Apresiasi
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
24 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
19 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Home  /  Berita  /  Nasional

PT Pos Siapkan Aplikasi Pindai Wajah untuk Verifikasi Penerima BST

PT Pos Siapkan Aplikasi Pindai Wajah untuk Verifikasi Penerima BST
Ilustrasi teknologi aplikasi race recognition atau pindai wajah. (gambar: pngtree)
Jum'at, 08 Januari 2021 20:10 WIB

JAKARTA - Ketua Tim Pelaksana Satgas PT Pos Indonesia, Haris Husein mengungkapkan, saat ini tengah dikembangkan aplikasi penyaluran bantuan sosial tunai alias BST atau Bansos Tunai yang menerapkan teknologi pindai wajah atau face recognition/FR.

"Targetnya, Februari sudah pakai (face recognition). Januari ini memang belum karena sedang tek-tokan dengan Dukcapil. Tapi dari sisi teknologi memungkinkan karena kami selama ini terkoneksi dengan Dukcapil untuk pembayaran remintansi," kata Haris dikutip dari CNNIndonesia.com pada Jumat (8/1/2020).

Dengan penerapan teknologi ini, maka verifikasi penerima BST diharap lebih akurat sehingga bisa meminimalisir terjadinya penerima ganda.

Mengutip pernyataan anggota DPD RI dari Papua Barat, Filep Wamafma kepada GoNews.co pada Kamis (7/1/2021), pembagian BST dengan menggunakan pos menjadi salah satu cara yang mungkin lebih baik ketimbang transfer bank, khusus untuk penerima yang tinggal di daerah-daerah yang terletak jauh dari pusat kabupaten di wilayah Papua Barat.

Pasalnya, di wilayah-wilayah tersebut belum tersedia cukup banyak bank sehingga masyarakat harus pergi ke bank yang ada di sekitaran kabupaten.

"Tentu ini biaya transportasinya juga kan tinggi," kata Filep.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Ekonomi, Voli, Nasional, Badminton, DKI Jakarta
wwwwww