Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
13 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
17 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
16 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
6
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
9 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
Home  /  Berita  /  SEA Games

Vaksinasi Covid-19 Segera Dimulai, LaNyalla Ajak Masyarakat Lawan Hoax

Vaksinasi Covid-19 Segera Dimulai, LaNyalla Ajak Masyarakat Lawan Hoax
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti dalam salah satu kegiatan. (Foto: Istimewa)
Jum'at, 08 Januari 2021 23:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jika tidak ada aral melintang, vaksinasi Covid-19 akan mulai dilakukan di Indonesia pekan depan. Agar pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta masyarakat tidak mempercayai hoax yang banyak beredar di media sosial.

"Vaksinasi ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Langkah ini harus didukung, agar aktivitas kita bisa kembali normal," katanya, Jumat (8/1/2021).

Apalagi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), sambung LaNyalla, secara resmi telah menyampaikan bahwa vaksin ini halal dan suci. Sehingga sekarang tinggal menunggu hasil dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dari aspek kesehatan dan medisnya.

Hanya saja, LaNyalla menilai upaya pemerintah ini masih sedikit terhambat dengan banyak beredarnya hoax atau pemberitaan bohong seputar vaksin yang diproduksi Sinovac tersebut.

"Ada pro dan kontra mengenai vaksin ini. Yang kemudian berujung pada hoax mengenai vaksin Sinovac. Hal-hal seperti ini yang harus dilawan. Percayakan ke pemerintah agar kita bisa memutus Covid-19," katanya.

Sejumlah hoax yang beredar di masyarakat antara lain menyebutkan jika vaksin bisa mengubah gen. Hoax lainnya menyebut vaksin yang akan disalurkan mengandung vero cell yang berasal dari ginjal monyet hijau afrika (African green monkey). Dan beberapa hoax lainnya di medsos.

Sementara Presiden RI Joko Widodo meminta seluruh masyarakat tidak membayangkan yang tidak-tidak terhadap program vaksinasi Covid-19, yang rencananya akan dilaksanakan pekan depan.

"Vaksinasi sama kayak ibu-ibu mengantar bayi imunisasi, sama seperti itu, jangan dibayangkan yang 'enggak-enggak'," ujar Presiden.

Presiden mengatakan vaksinasi rencananya dilakukan mulai pekan depan, apabila izin penggunaan darurat vaksin sudah oleh BPOM atau Badan Pengawas Obat dan Makanan.***

wwwwww