Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
Pendidikan
23 jam yang lalu
Melalui Buku, Ustaz Togov Ajak Anak Muda Mengubah Pola Pikir dalam Menghadapi Pandemi
2
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
Umum
22 jam yang lalu
Pindah Keyakinan, Ari Wibowo Mengaku Tidak Pernah Salat saat Muslim
3
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
Peristiwa
21 jam yang lalu
Lagi, Satu Prajurit Gugur Ditembak KKB di Intan Jaya
4
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Peristiwa
13 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
5
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
Politik
22 jam yang lalu
Reklamasi Sebabkan Kerusakan Ekosistem Teluk Ambon, LaNyalla Desak Lakukan Rehabilitasi
6
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Umum
21 jam yang lalu
Beredar Formulasi Nomor dan Kode Cek HP Disadap, Ini Imbauan Legislator Komisi Hukum DPR...
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ibu Hamil dan Balita Juga Dapat BLT, Masing-masing Rp3 Juta

Ibu Hamil dan Balita Juga Dapat BLT, Masing-masing Rp3 Juta
Bidan desa memeriksa kondisi kesehatan ibu hamil. (tribunnews)
Senin, 11 Januari 2021 09:05 WIB

JAKARTA -- Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2021 ini pemerintah memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada banyak kelompok, termasuk kepada ibu hamil dan anak berusia 0 - 6 tahun (balita).

Masing-masing ibu hamil dan balita mendapatkan BLT Rp3 juta setahun, dengan empat kali pencairan.

''Diharapkan dengan bantuan tersebut ibu hamil bisa melakukan pemeriksaan kandungan secara rutin serta para balita mendapatkan asupan gizi dengan baik,'' tutur Menteri Sosial Tri Rismaharini, seperti dikutip dari Sindonews.com.

Waktu pencairan dana BLT untuk ibu hamil dan balita adalah Januari, April, Juli dan Oktober. BLT bisa diambil di Bank BUMN yang telah ditunjuk pemerintah di antaranya BRI, Mandiri, BNI dan BTN.

Tujuan dari program perlindungan sosial tersebut membuka akses keluarga miskin dan rentan miskin terutama ibu hamil dan balita memperoleh berbagai macam fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meluncurkan program perlindungan sosial 4 Januari 2021 lalu sekaligus secara serentak dimulai penyaluran bantuan kepada masyarakat. Pemerintah tahun ini menganggarkan program perlindungan sosial sebesar Rp110 triliun masuk APBN 2021.

Rinciannya, PKH Rp28,7 triliun, Kartu Sembako Rp45,1 triliun, BLT Dana Desa Rp14,4 triliun, Kartu Prakerja Rp10 triliun dan subsidi listrik selama 6 bulan sebesar Rp3,78 triliun. Semoga bermanfaat, Bunda.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Pemerintahan, Nasional, Kesehatan
wwwwww