Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Gelar Paripurna Tetapkan Status Listyo Sigit
DPR RI
24 jam yang lalu
DPR Gelar Paripurna Tetapkan Status Listyo Sigit
2
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Penduduk Indonesia Dirilis Berjumlah 271.349.889 Jiwa, 17.463 Diantaranya Berusia 100-115 Tahun
3
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
MPR RI
16 jam yang lalu
Iuran BPJS Kembali Naik, Syarif Hasan: Pemerintah Harusnya Bantu Masyarakat Bukan Mempersulit
4
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
GoNews Group
22 jam yang lalu
Mufida minta Pemerintah mulai Prioritaskan Vaksin Merah Putih
5
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
Nasional
19 jam yang lalu
Sambangi Mendagri, Amerika Apresiasi Suksesnya Pilkada 2020
6
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Ekonomi
21 jam yang lalu
4 Sektor Industri Nasional yang bisa Bertahan di Tengah Pandemi
Home  /  Berita  /  Nasional

Polisi Identifikasi Korban Insiden Sriwijaya Air SJY182 dengan Mencocokan Data Dukcapil

Polisi Identifikasi Korban Insiden Sriwijaya Air SJY182 dengan Mencocokan Data Dukcapil
Kepala Pusat (kapus) Inafis Bareskrim Polri, Kombes Pol. Hudi Suryanto dalam jumpa pers Senin (11/1/2021). (gambar: tangkapan layar video berita metrotv)
Selasa, 12 Januari 2021 11:30 WIB

JAKARTA - Kepala Pusat (kapus) Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Bareskrim Polri, Kombes Pol. Hudi Suryanto menyampaikan, pihaknya berhasil mengidentifikasi salah satu korban insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY182 bernama Okky Bisma/OB (30) dari bagian tubuh yang mereka terima.

Secara teknis, Hudi menjelaskan, Inafis terlebih dahulu telah menerjemahkan data manifest SJY182 ke data kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil).

Kemudian, bagian tubuh korban berinisial OB yang didapat dari kantong jenazah dengan nomor label PMJSJ0006 dalam hal ini berupa tangan kanan korban yang jari-jarinya dalam keadaan utuh, diidentifikasi dengan pencocokkan sidik jari. Alat pindai sidik jari milik Inafis, terhubung langsung dengan basis data Ditjen Dukcapil sehingga bisa diidentifikasi bukan hanya identitas diri melainkan juga alamat korban.

"Berkat kerjasama dengan berbagai pihak terkait khususnya Ditjen Dukcapil, sehingga data-data ini sesungguhnya kami dapat dari data e-KTP. Oleh karenanya e-KTP ini menjadi penting mana kala terjadi hal-hal seperti ini," kata Hudi dalam jumpa pers Senin yang dikutip GoNews.co, Selasa (12/1/2021).

Dari proses pemindaian tersebut, ada 12 titik kesamaan antara sidik jari telunjuk kanan korban OB yang dipindai Inafis Polri dengan sidik jari telunjuk kiri korban yang tercatat di data Dukcapil. Kata Hudi, "Ini cukup untuk memastikan bahwa ini adalah orang yang sama,".

Terkait hal ini, Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah, menyatakan belasungkawa mendalam atas insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY182. Insiden yang terjadi pada Sabtu (9/1/2021) itu kata Zudan, merupakan duka nasional dan telah merenggut korban yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Syukur kami karena sistem basis data Dukcapil dinilai telah membantu identifikasi korban, tak bisa lebih besar dari duka kami karena puluhan putra-putri bangsa yang berasal dari berbagai daerah telah menjadi korban. Semoga keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah yang terjadi di tengah pandemi ini," kata Zudan kepada GoNews.co, Selasa (12/1/2020).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group, DKI Jakarta
wwwwww