Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
12 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
7 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
7 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Saleh Daulay: Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Vaksin Sinovac

Saleh Daulay: Masyarakat Tak Perlu Khawatir dengan Vaksin Sinovac
Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay. (foto: Istimewa)
Selasa, 12 Januari 2021 12:49 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Masyarakat diminta tidak lagi khawatir dengan program vaksinasi yang akan dilakukan pemerintah. Hal ini seiring terbitnya izin edar emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin Sinovac dari BPOM.

Demikian diungkapkan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan, Selasa (12/1/2021) di Jakarta.

"Dengan keluarnya EUA tersebut, masyarakat tidak lagi khawatir dengan vaksinasi yang akan dilaksanakan," ujarnya.

Efek samping dari vaksin yang ringan juga disambut baik Saleh Daulay. Termasuk efikasi vaksin yang mencapai 65,3 persen. "Ini tentu kabar yang menggembirakan. Harapannya memang begitu," tandasnya.

Lebih lanjut, nasib vaksin-vaksin lain yang hendak diberikan kepada rakyat. Baik itu izin EUA, maupun distribusinya.

"Apakah sekarang vaksinnya sudah jadi? Kapan sampai di Indonesia? Apakah nanti ada pengujian yang sama untuk mendapatkan EUA-nya?," pungkasnya.***

wwwwww