Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
24 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
24 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Basket

Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas

Bom Meledak dalam Pasar, 32 Orang Tewas
Suasana di lokasi ledakan bom bunuh diri di Kota Baghdad, Irak, Kamis (21/1/2021). (globalnews.ca)
Jum'at, 22 Januari 2021 08:43 WIB
BAGHDAD -- Bom meledak dalam sebuah pasar di Kota Baghdad, Irak, pada Kamis (21/1/2021). Sedikitnya 32 orang tewas akibat serangan bom bunuh diri tersebut.

Dikutip dari Republika.co.id yang melansir Reuter, pemerintah Irak menuding serangan ini upaya untuk mengaktifkan kembali ISIS. Jumat (22/1) pagi, ISIS mengklaim dua orang laki-laki yang meledakkan diri dalam pasar di Alun-alun Tayaran, pusat kota Baghdad, adalah orang mereka. Hal ini disampaikan di saluran aplikasi kirim pesan Telegram.

Kantor berita Reuters melaporkan terlihat genangan darah dan sepatu rusak di lokasi kejadian, sebuah pasar pakaian di Alun-alun Tayaran. Kementerian Kesehatan melaporkan serangan ini melukai sekitar 110 orang.

''Seorang pelaku datang, terjatuh dan mengeluh 'perut saya sakit' dan lalu menekan detonator di tangannya, ledakan segera terjadi, orang-orang tercabik-cabik,'' kata seorang pedagang kaki lima yang tak memberikan namanya.

Sejak ISIS dikalahkan pada tahun 2017 lalu, serangan bom bunuh diri di ibukota Irak yang menjadi fenomena sehari-hari sempat terhenti. Salah satu hal yang menunjukkan keamanan di Baghdad normal kembali.

''Kelompok teroris ISIS mungkin berada di balik serangan,'' kata kepala Pertahanan Sipil Mayor Jenderal Kadhim Salman.

Sebuah video di media sosial yang diambil di atap rumah memperlihatkan ledakan kedua di lokasi kejadian. Foto yang tersebar di internet menunjukkan beberapa korban tewas dan terluka.

Lokasi serangan Kamis kemarin itu lokasi yang sama serangan besar terakhir yang terjadi di Baghdad. Ketika bom bunuh diri pada Januari 2018 membunuh 27 orang.

Kantor perdana menteri mengatakan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhim menggelar rapat darurat dengan petinggi-petinggi militer membahas serangan itu. Pasukan Irak telah dikerahkan dan jalan-jalan utama diblokir untuk mencegah serangan susulan.

Juru bicaranya mengatakan usai rapat Kadhimi memecat pejabat-pejabat yang mengisi posisi penting di sektor keamanan. Ia memecat komandan polisi, deputi menteri dalam negeri bidang intelijen, direktur kontra terorisme dan intelijen di kementerian dalam negeri dan komandan pasukan kepolisian federal.

Bom bunuh diri yang mengincar warga sipil menjadi taktik sehari-hari pemberontak selama pendudukan AS di Irak setelah invasi yang menggulingkan Saddam Hussein tahun 2003. Lalu digunakan ISIS yang sempat menguasai sepertiga negara itu pada tahun 2014.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Olympic, Basket
wwwwww