Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
19 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
16 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
12 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
20 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
BWF World Tour Final 2021

Kalahkan Wakil Rusia, Hendra/Ahsan Melaju

Kalahkan Wakil Rusia, Hendra/Ahsan Melaju
Hendra/Ahsan. (Foto: PBSI)
Rabu, 27 Januari 2021 20:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Pasangan ganda purta Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan mengalahkan wakil dari Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov, pada laga pembuka penyisihan Grup B ajang BWF World Tour Finals 2020. Dalam pertandingan yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Rabu (27/1/2021), Hendra/Ahsan menang dengan skor 21-18, 15-21, 21-17.

Pertandingan ketat ini berlangsung tiga gim selama 52 menit. Kemenangan ini sekaligus menambah panjang rekor pertemuan Ahsan/Hendra dengan juara All England 2016 ini menjadi 6-0.

Pada awal gim, Vladimir/Ivan sempat memimpin 6-3 dan 9-7. Kemudian Ahsan/Hendra mengejar hingga interval pertama berbalik menjadi 11-9 dan terus memimpin hingga akhir pertandingan. Dalam waktu 16 menit, gim pertama diselesaikan dengan skor 21-18.

“Pertandingannya tadi berlangsung cepat. Mereka (Vladimir/Ivan) juga memang pemain bagus, smashnya juga kencang. Memang kami harus fokus di strategi permainan kami sendiri,” ucap Ahsan kepada tim Humas dan Media PP PBSI.

Gim kedua yang juga menghabiskan waktu 16 menit, Ahsan/Hendra tertinggal dari awal hingga akhir. Pengakuan Ahsan, kalah angin menjadi salah satu faktor penyebab kekalahannya ini. Untungnya, dalam waktu 19 menit, Ahsan/Hendra mampu mengembalikan keadaan dan akhirnya menang di gim ketiga.

“Saat gim kedua, agak kalah angin. Jadi kami lebih banyak tertekan. Mereka juga lebih inisiatif bermain di depan, terutama dalam bermain net,” ungkap Ahsan.

“Gim ketiga memang kami lebih inisiatif duluan. Lebih menyerang duluan. Soalnya kalau kami lebih banyak mengangkat, mereka lebih senang. Hal itu sangat mendukung power mereka menjadi bertambah besar,” tambahnya.

Pada babak pertama pertandingan Toyota Thailand Terbuka Rabu (20/1) pekan lalu, betis kiri Ahsan sempat mengalami cedera. Hingga saat ini, sakit pun masih dia rasakan.

“Sekarang sih sudah mendingan, tapi masih ada rasa sakitnya. Jadi masih minum obat terus untuk menghilangkan sakitnya dan masih terapi juga,” kata Ahsan.

Selanjutnya Kamis (28/1), Ahsan/Hendra akan bertemu dengan lawan yang mengalahkan mereka pada perempatfinal Yonex Thailand Terbuka, dua pekan lalu, Choi Sol Gyu/Seo Seung Jae (Korea Selatan).

Menurut Ahsan, tidak ada strategi khusus untuk revans melawan pasangan asal Negeri Ginseng tersebut. Hanya dia akan berusaha yang terbaik.

“Tidak ada strategi sih. Siapa saja lawannya yang penting fight saja untuk pertandingan besok. Insya Allah bisa,” ucap Ahsan. ***

wwwwww