Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
11 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  MPR RI

Lampaui Satu Juta Kasus Covid-19, Bamsoet Minta Pemerintah Dukung Kemampuan Rumah Sakit Rawat Pasien

Lampaui Satu Juta Kasus Covid-19, Bamsoet Minta Pemerintah Dukung Kemampuan Rumah Sakit Rawat Pasien
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo. (Foto: Humas MPR)
Rabu, 27 Januari 2021 22:12 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk terus mendukung kemampuan semua rumah sakit rujukan Covid-19 merawat pasien di tengah lonjakan kasus Covid-19. Terlebih, fakta bahwa akumulasi kasus Covid-19 di dalam negeri sudah melampaui jumlah satu juta kasus pada Selasa (26/1) kemarin.

Karenanya, pemerintah perlu segera merespons aspirasi manajemen rumah sakit tentang pembayaran klaim biaya pengobatan pasien Covid-19.

"Konsekuensi dari jumlah kasus yang terus bertambah adalah meningkatkan kapasitas layanan rumah sakit. Tidak hanya fasilitas ruangan dan tempat tidur, tetapi juga tambahan tenaga kesehatan. Ada ratusan rumah sakit swasta yang ditunjuk pemerintah untuk rujukan pasien Covid-19. Jangan sampai fungsi dan peran mereka melemah karena masalah keuangan," ujar Bamsoet di Gedung MPR RI Jakarta, Rabu (27/1/21).

Ketua DPR RI ke-20 ini menuturkan, berdasarkan data Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) sebanyak 300 rumah sakit anggota ARSSI ditunjuk pemerintah menjadi rujukan bagi pasien Covid-19. Sejalan dengan lonjakan kasus baru Covid-19 akhir-akhir ini, ruang perawatan selalu penuh kendati daya tampungnya terus ditingkatkan.

"Dengan terus bertambahnya jumlah kasus, sangat sulit untuk memprediksi puncak pandemi Covid-19 di dalam negeri. Grafik tentang jumlah kasus terus menanjak kendati pembatasan sosial semakin diperketat. Kecenderungan inilah yang harus diantisipasi," kata Bamsoet.

Mantan Ketua DPR RI ini meminta pemerintah mulai antisipatif dengan terus memperbesar kapasitas layanan rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19. Khususnya, pada kota atau kabupaten dengan lonjakan jumlah kasus yang tinggi.

"Selain Wisma Atlet di Kemayoran yang mulai penuh, pemerintah perlu untuk menyiapkan rumah sakit darurat lainnya. Berapa pun jumlahnya, pemerintah harus menunjukan kemampuannya merawat semua pasien Covid-19," pungkas Bamsoet.***

wwwwww