Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
Olahraga
24 jam yang lalu
Soal Deni dan Eko, Hifni Ingatkan Sanksi Dan Rekrut Lukman
2
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
Olahraga
14 jam yang lalu
Apkori Desak PPON Segera Tuntaskan Masalah Deni dan Eko
3
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
Olahraga
11 jam yang lalu
Giliran Wakil Ketua Komisi X DPR Bicara Soal Deni dan Eko
4
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
Politik
10 jam yang lalu
Tak Terima KLB Sumut, AHY Ajak 34 Pimpinan DPD Kirim Nota Keberatan ke Kantor Yasonna Laoly
5
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
Olahraga
9 jam yang lalu
Djohan Arifin: PB PABSI Harus Lihat Kepentingan Lebih Besar
6
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Politik
8 jam yang lalu
Dari Tiga Pimpinan Parlemen, Pengamat: Puan Paling Berpeluang Jadi Capres Ketimbang Bamsoet dan LaNyalla
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Dukcapil Jadikan Tahun 2021 sebagai Tahun Peningkatan Pelayanan

Dukcapil Jadikan Tahun 2021 sebagai Tahun Peningkatan Pelayanan
Petugas Dukcapil daerah saat tengah melayani masyarakat di masa pandemi Covid-19. (foto: ist./dukcapil temanggung)
Kamis, 28 Januari 2021 12:25 WIB
JAKARTA - Ditjen Dukcapil Kemendagri akan memanfaatkan tahun 2021 untuk meningkatkan kualitas pelayanan Adminduk, kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah.

"Kita mau fokus di peningkatan kualitas pelayanan. Jadi inginnya kita itu, programnya ada dua, yakni Dukcapil yang cepat dan akurat," kata Zudan kepada GoNews.co, Kamis (28/1/2021).

Sejauh ini, kata Zudan, Dukcapil telah memiliki standar waktu pelayanan yang ditetapkan oleh Ditjen Dukcapil (Dukcapil Pusat) dan telah diketahui oleh tiap Dinas Dukcapil (Disukcapil) kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Tapi implementasinya, akan semakin dikuatkan di tahun 2021.

Ads

"Kami menggelar rapat koordinasi zoom tiap 2 pekan sekali, dan juga menerapkan sistem reward and punishment untuk memotivasi para Kadis Dukcapil melalui sistem kompetisi," kata Zudan.

Langkah kedua yang ditempuh untuk meningkatkan kualitas pelayanan Adminduk di seluruh Indonesia ini, kata Zudan, adalah meningkatkan kesadaran jajaran petugas Dukcapil kabupaten/kota mengenai etos kerja melayani. "Sebagai agenda yang paling penting, ini terpantau mulai berhasil,".

Langkah ketiga, kata Zudan, adalah memastikan bahwa infrastruktur kinerja Disdukcapil bisa terpenuhi. Dalam hal ini, blanko KTP-el, dana blanko KIA, jaringan sistem teknologi digital, dan aplikasi dipasok dari Dukcapil Pusat, sementara peralatan dan perlengkapan lain menjadi peran dari bupati/walikota setempat.

"Tidak mungkin kita minta mereka meningkatkan kualitas pelayanan, tapi insfrastrukturnya tidak dipenuhi," ujar Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, GoNews Group, Nasional, Pemerintahan
wwwwww