Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Riau

Isu Kudeta Demokrat, Asri Auzar: Kita Akan Lawan Siapapun yang 'Menggoyang' AHY

Isu Kudeta Demokrat, Asri Auzar: Kita Akan Lawan Siapapun yang Menggoyang AHY
Ketua DPD Demokrat Riau, Asri Auzar. (foto: istimewa)
Selasa, 02 Februari 2021 13:59 WIB
Penulis: Hasbullah Tanjung
PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Riau, Asri Auzar menegaskan pihaknya tetap akan berada di sisi Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam isu kudeta Demokrat.

"Kita kader di Riau sangat solid, kita akan jadi garda terdepan dan akan melawan siapapun yang mau mengguncang Demokrat," kata Asri Auzar kepada GoRiau.com, Selasa (2/2/2021).

Sebagai kader, lanjut Asri, dirinya sangat patuh dan sangat menghormati sosok Ketua Umum Demokrat AHY. Sehingga, dia siap berada di belakang AHY, dan memastikan tidak akan ada yang bisa menggoyangnya.

"Kami mencintai Ketum kami seperti kami mencintai partai ini, Jangan coba-coba untuk menggoyang beliau, menggangu beliau sama dengan menganggu Demokrat," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam konferensi pers Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sebelumnya menyatakan ada gerakan politik dari pejabat lingkaran kekuasaan Presiden Jokowi untuk mengambil alih paksa kepemimpinannya.

Menurut AHY, manuver politik tersebut merupakan inisiatif lima kader dan eks kader Partai Demokrat, serta seorang pejabat tinggi pemerintahan. Demokrat menduga, pengambilalihan secara paksa itu untuk kepentingan Moeldoko maju pada Pilpres 2024. ******

Kategori:Riau, Metropolitan
wwwwww