Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
14 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
14 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
4
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
13 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
13 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Nasional

Tak ada Situasi Konflik, PKS Anggap Pam Swakarsa Tidak Perlu

Tak ada Situasi Konflik, PKS Anggap Pam Swakarsa Tidak Perlu
Ilustrasi satpam. (foto: ist./NTMC Polri)
Selasa, 02 Februari 2021 12:38 WIB
JAKARTA - Politisi PKS, Mardani Ali Sera mengatakan, tidak ada urgensi untuk membentuk Pam Swakarsa karena Indonesia tidak sedang dalam situasi konflik. Istilah 'pam swakarsa' dapat menjadi momok dan mengorek luka masa lalu.

"Mengembalikan kepercayaan publik terlebih dahulu merupakan PR utama," kata Mardani dalam keterangan yang diterima GoNews.co, Selasa (2/2/2021).

Lebih jauh, kata Mardani, Perkap No 4/2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) juga belum jelas memuat soal bentuk pembinaan seperti apa yang akan Polri lakukan.

"(Ini, red) dikhawatirkan mengusik rasa aman publik. Belum tentu ada jaminan mereka bekerja sesuai dengan tugas-tugas yang diamanatkan," kata Mardani.

Alih-alih menggunakan Pam Swakarsa, menurut Mardani, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit sebaiknya lebih memaksimalkan Musrenbang, Rembuk Desa, Program Kampung Tangguh dan lain-lain untuk menguatkan visi misi polri yang 'Presisi'.

"Dekati masyarakat tanpa menjadi bagian pencipta 'kelompok' baru," pungkas Mardani.

Mengutip pernyataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono, Pam Swakarsa yang dimaksud dalam Perkap No 4/2020 adalah satpam-satpam (satuan pengamanan) yang melakukan pengamanan di kantor-kantor dan pengamanan di rumah.

"Termasuk (yang bersifat, red) kearifan lokal," kata Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (16/9/2020) lalu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Badminton, Nasional, Lingkungan, Metropolitan, PON
wwwwww